Awas, Jangan Mudah Mengikuti Standar Sosial Media

Orang yang sedang mencemaskan opini sosial media (pinterest.com - almuhtada,org)

almuhtada.orgSosial media memberikan kemudahan dalam mengakses informasi tanpa adanya batasan ruang dan waktu. Manusia dari berbagai belahan dunia manapun dapat dengan mudah berkomunikasi dan menyampaikan narasinya cukup dengan modal gadget dan jaringan internet. Dahulu, untuk sekedar memberi kabar dengan saudara jauh harus susah payah menggunakan surat yang dikirim melalui kantor pos, prosesnya memakan waktu yang lama dan sangat terbatas.

Baca Juga:  Mengenal Peristiwa Usfan: Momen Pertama Kali Sholat Khauf Disyariatkan

Mengutip data dari website komdigi menjelaskan bahwa laporan teranyar situs layanan manajemen media sosial We Are Social mengungkapkan, jumlah pengguna internet dunia mencapai 5,56 miliar pengguna di 2025. Dari banyaknya pengguna sosial media ini, tentunya ada jutaan bahkan miliaran opini yang tersebar di ranah publik, dari opini yang berdasarkan riset hingga sekedar dugaan tanpa dasar.

Belakangan muncul banyak sekali konten-konten di sosial media yang menetapkan standar akan berbagai hal, entah itu kaitannya dengan pernikahan hingga hubungan pertemanan. Walaupun beberapa di antaranya bersifat edukasi dan menjadikan pemikiran kita terbuka, namun tidak dipungkiri juga banyak yang justru menjadikan kecemasan berlebihan atas berbagai hal yang belum tentu terjadi.

Sebagai contoh, standar dalam memilih pasangan hidup bagi perempuan yakni si laki-laki haruslah sudah memiliki rumah sendiri, gaji dua digit, mampu menyediakan ART saat membangun rumah tangga, serta dilarang menyuruh istri untuk melakukan ini dan itu. Yaah, kita sebagai perempuan melihatnya sebagai keuntungan, namun apakah hal tersebut merupakan syarat membangun rumah tangga?

Apakah tujuan berumah tangga adalah untuk hidup bebas tanpa tuntutan dan tambahan beban? Padahal Rasulullah menyuruh kita untuk memilih pasangan yang paling utama adalah dari segi agamanya, karena jika agamanya baik, maka sudah pasti dia akan bertanggung jawab dan memperlakukan kita dengan baik.

Baca Juga:  Memahami Languishing dalam Islam, Perasaan Hampa yang Tiba-Tiba Menyapa

Sosial media tidak memiliki filter yang dapat memilah konten positif dan negatif. Segalanya bisa diunggah tanpa mengenal usia, gender, tingkat pendidikan, hingga keahlian. Jangan sampai kita mengikuti standar yang tidak masuk akal dan berlebihan sampai membuat kita khawatir berlebihan. [Hanum Salsabila]

Editor: Syukron Ma’mun

 

Related Posts

Latest Post