Almuhtada.org – Barokah merupakan salah satu kata yang sering diucapkan oleh muslim saat berdoa. Baik itu berdoa untuk rezeki, umur, ilmu, dan lain-lain. Bahkan, bisa dibilang dalam konteks apa pun sering mendoakan keberkahan. Untuk itu, apakah mengucapkan berkah atau barokah harus mengetahui maknanya?
Berkah merupakan istilah yang berarti kebaikan yang langgeng, bertambah, dan anugerah dari Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin terkadang kita tidak selalu menyadari adanya keberkahan dalam kehidupan. Lalu, bagaimana contoh dari barokah sendiri?
Suratin Abbas (alm) pernah menjelaskan makna berkah melalui perumpamaan hewan. Contoh dari hewan yang berkah adalah ayam, sapi, dan kambing. Mengapa demikian?
Mari kita lihat hewan-hewan tersebut yang biasa kita gunakan sebagai bahan makanan sehari-hari. Mungkin setiap hari ada dari hewan-hewan tersebut yang disembelih, apalagi saat hari raya kurban, yang mana sapi dan kambing menjadi salah satu jenis dari hewan kurban yang disembelih secara serentak dalam 4 hari.
Walaupun sehari-hari kita gunakan untuk makan dan mereka hanya melahirkan 1 saja dalam sekali masa kehamilan, tetapi sampai sekarang hewan-hewan tersebut malah terlihat semakin banyak. Bahkan, tidak pernah terancam akan punah walaupun dimakan sehari-hari dan ada penyembelihan setiap tahun.
Mungkin jika daging kambing dan sapi tidak terlalu kita makan sehari-hari, karena harganya yang masih lumayan tinggi. Tidak semua orang makan setiap hari menggunakan daging hewan tersebut. Jika ayam dan telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling banyak dikonsumsi sehari-hari.
Untuk hewan ayam, bahkan masih dalam bentuk telur saja sudah kita ambil untuk digunakan memasak sehari-hari. Kalau sapi dan kambing mungkin masih digunakan satu hewan untuk beberapa orang, sedangkan telur, bahkan bisa digunakan beberapa butir untuk sekali membuat olahan makanan contoh membuat kue, telur dadar, dll.
Selain telurnya, ayamnya juga kita makan sehari-hari. Entah sudah berapa ribu ayam yang sudah disembelih dalam sehari-hari, tetapi ayam tetaplah masih banyak populasinya. Bahkan tidak pernah disebutkan bahwa ayam terancam punah karena kita makan sehari-hari.
Demikianlah makna dari berkah, dia selalu bertambah kebaikannya walaupun kita gunakan sehari-hari. Meski terlihat sedikit demi sedikit bertambah pun tetap dapat memberikan manfaat bagi kita. Mungkin kita merasa ayam, sapi, dan kambing hewan sepele hanya untuk makanan sehari-hari, padahal ternyata hewan-hewan tersebut memberikan makna yang mendalam tentang makna berkah.
Berbeda dengan hewan kucing yang mana hewan tersebut tidak boleh dimakan dan sekali melahirkan bisa sampai 4 anak. Tetapi, melihat kucing dalam sehari-hari walaupun ada yang sampai bilang kucing bernyawa tujuh sampai sekarang populasinya masih terlihat segitu saja.
Kucing tidak pernah sampai memenuhi bumi padahal tidak dibunuh untuk dimakan dan perkembangbiakannya cepat sekali. Bahkan banyak juga yang merawat kucing dan dipelihara sebaik mungkin karena berpikir bahwa kucing membawa berkah. Namun, dalam konteks ini kucing malah menujukkan contoh sesuatu yang berkebalikan.
Sekian pembahasan mengenai makna berkah melalui perumpamaan pada hewan. Semoga dapat bermanfaat. Wallahua’lam. []Shofiyatul Afiyah











