Puasa Arafah: Amalan Sunah dengan Keutamaan yang Tak Terbayangkan

Ilustrasi seseorang yang sedang berbuka puasa setelah berpuasa sunah (magnific.com – almuhtada.org)

almuhtada.org – Bulan Zulhijah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada Bulan Zulhijah, semua umat muslim di berbagai belahan dunia yang mampu dari segi finansial dan fisik menunaikan ibadah haji. Sementara itu, bagi umat muslim yang tidak menunaikan ibadah haji dianjurkan untuk menunaikan ibadah lain, terutama di sepuluh hari pertama Bulan Zulhijah.

Rasulullah Saw. juga menjelaskan bahwa Allah Swt. lebih mencintai amal saleh yang dilakukan di sepuluh hari pertama Bulan Zulhijah dibandingkan dengan amal saleh yang dilakukan di hari-hari lainnya. Hal tersebut dijelaskan dalam hadis riwayat Bukhari yang berbunyi:

مَا مِنْ أَيَّامٍ اَلْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّام. يَعْنِي أَيَّامُ الْعُشْرِ. قَالُوْا: يَا رَسُولَ اللهِ، وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ؟ قَالَ: وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ، إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ ، فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيءٍ

Artinya: “Tidak ada hari di mana amal kebaikan saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini. Rasulullah menghendaki 10 hari (awal Dzulhijjah). Lantas para sahabat bertanya: ‘Wahai Rasulullah, tidak juga jihad di jalan Allah?’ Rasulullah shallalâhu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun (mati syahid).” (HR. Bukhari)

Salah satu ibadah yang dapat ditunaikan pada sepuluh hari pertama Bulan Zulhijah adalah puasa Arafah. Puasa Arafah sendiri dapat ditunaikan pada tanggal 9 Zulhijah atau sehari sebelum Iduladha. Selain ditunaikan pada sepuluh hari pertama Bulan Zulhijah, puasa Arafah juga memiliki berbagai keutamaan lain yang sangat besar. Berikut merupakan keutamaan puasa Arafah, antara lain:

Baca Juga:  Adab Makan dan Minum dalam Islam: Duduk atau Berdiri?

Menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang

Salah satu keutamaan puasa Arafah adalah menghapus dosa orang yang menunaikannya, yaitu dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Hal tersebut menunjukkan betapa besar kasih sayang Allah Swt. kepada hamba-Nya. Hal tersebut dijelaskan dalam suatu hadis riwayat Muslim yang berbunyi:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ

Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)

Seperti yang telah dijelaskan dalam hadis di atas, puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar yaitu menghapus dosa setahun sebelumnya dan dosa setahun yang akan datang. Oleh karena itu, sangat disayangkan apabila puasa Arafah ini tidak kita tunaikan.

Termasuk amalan terbaik di Bulan Zulhijah

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, Allah Swt. lebih menyukai segala amal saleh atau ibadah yang dilakukan pada sepuluh hari pertama Bulan Zulhijah dibandingkan dengan ibadah yang dilakukan pada hari-hari lainnya. Oleh karena itu, puasa Arafah yang ditunaikan pada tanggal 9 Zulhijah termasuk ke dalam ibadah yang lebih disukai oleh Allah Swt. dibandingkan dengan ibadah lainnya.

Kedua keutamaan puasa Arafah di atas menunjukkan bahwasanya puasa Arafah merupakan salah satu ibadah yang harus ditunaikan oleh umat muslim. Sangat disayangkan apabila kita melewatkan puasa Arafah yang dilakukan setahun sekali, padahal keutamaan yang terkandung di dalamnya sangat besar. Semoga kita semua diberikan kesempatan oleh Allah Swt. untuk menunaikan puasa Arafah tahun ini. [Muhammad Khoirul Anwar]

Baca Juga:  Amalan Sederhana dengan Keutamaan Luar Biasa: Inilah 6 Keutamaan Membaca Istighfar

Related Posts

Latest Post