Perlu Diketahui Ternyata Ini Alasan Allah SWT Tidak Membuat Seluruh Hambanya Kaya Raya!!

Gambar ilustrasi kekayaan manusia ( Freepik.com -a lamuhtada.org)
Gambar ilustrasi kekayaan manusia ( Freepik.com -a lamuhtada.org)

almuhtada.org – Pernahkah kita berfikir, kenapa Allah SWT yang Maha Kaya tidak menjadikan semua manusia berlimpahan kekayaan? Ternyata hal tersebut sudah dijelaskan didalam Al-qur’an surah Asy-Syura ayat 27 yang artinya : “Seandainya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya, niscaya mereka akan berbuat melampaui batas dibumi. Akan tetapi, Dia menurunkan apa yang Dia kehendaki dengan ukuran (tertentu). Sesungguhnya Dia Mahateliti lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya”.Ayat tersebut turun mengenai sekelompok orang dari ahlu suffah yang menginginkan kelapangan rezeki yang melimpah.

Khabbab bin al- Aratt mengatakan : Ayat ini turun mengenai kami, kemi semua melihat kekayaan dari orang-orang Bani Nadhir, Quraizhah, dan Bani Qunaiqa’ dan kami menginginkannnya, sehingga ayat ini turun. Andaikan Allah SWT melapangkan reseki kepada hamba-hambaNya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas dibumi ini. Menurut Ibnu Abbas r.a. maksud dari  “melampaui batas dibumi ini” adalah keinginan untuk mendapatkan status yang lebih tinggi, kendaraan yang lebih baik, dan juga pakaian yang lebih bagus. Jika Allah SWT memberikan harta yang banyak kepada mereka, maka orang-orang tersebut akan meminta sesuatu yang lebih dari apa yang mereka dapatkan saat itu.

BACA JUGA

Sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW : “Seandainnya anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya dia akan meminta lembah ketiga”. Selain sabda Nabi tersebut ada juga sebuah pendapat yang mengatakan bahwa jika Allah SWT membagi harta dengan sama rata antara manusia, niscaya tidak akan ada orang yang patuh kepada orang lain, dan akan banyak sekali  pekerjaan-pekerjaan yang akan terhenti.

Baca Juga:  Muhasabah diri: Kenapa kamu masih melanjutkannya ?

karenanya, Allah SWT menurunkan rezeki dengan kadar yang Dia kehendaki. Sebagian ditakdirkan untuk miskin dan sebagian lain ditakdirkan menjadi kaya. Tetapi bagaimanapun itu, apapun kehendak Allah tidak akan lepas dari maslahat. Allah SWT terkadang tidak melapangkan rezeki seseorang, karena hal itu akan menyebabkan kerusakan baginya, sehingga Allah SWT menahan dunia dari orang tersebut sebagai bentuk kebaikan untuknya. Karena selain Maha Kaya Allah juga memiliki sifat Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

BACA JUGA

Oleh karena itu, sempitnya rezeki bukanlah sesuatu yang hina, dan kelapangan rezeki bukanlah sesuatu yang sangat mulia. Allah SWT pernah memberikan rezeki kepada orang-orang yang diketahui-Nya akan menggunakannya untuk kerusakan, dan jika Dia melakukan hal sebaliknya, mereka akan lebih dekat kepada kebaikan. Maka dari itu, marilah kita syukuri segala keadaan yang kita alami saat ini, karena dibalik semua itu ada suatu hal baik yang tidak pernah kita ketahui. [] SAHRUL MUJAB

Editor : Juliana Setefani Usaini

Related Posts

Latest Post