Allah Maha Membolak-Balikkan Hati Hamba-Nya: Panjatkan Doa Ini untuk Meminta Keteguhan Iman

Ilustrasi seorang muslim yang sedang bermuhasabah (magnific.com - almuhtada.org)

almuhtada.org – Hati manusia mudah sekali terombang-ambing. Apa yang dirasakannya hari ini bisa sirna dalam hitungan hari. Apa yang disukai dan dibencinya saat ini, bisa berubah dalam sekejap mata. Rasulullah saw. bersabda :

إِنَّ الْقُلُوبَ بَيْنَ إِصْبَعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ الرَّحْمَنِ يُقَلِّبُهَا كَيْفَ يَشَاءُ

Artinya: “Sesungguhnya hati-hati manusia berada di antara dua jari dari jari-jemari Ar-Rahman (Allah), Dia membolak-balikkan hati itu sesuai dengan kehendak-Nya.” (HR. Muslim)

Dari hadis tersebut, kita bisa tahu bahwa semudah itu Allah membolak-balikkan hati hamba-Nya. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam kehidupan kita, sehingga kita hanya bisa bertawakkal kepada-Nya.

Banyak kejadian-kejadian tak terduga yang kita lihat sebagai bentuk nyata bahwa Allah adalah dzat yang Maha Mengendalikan hati. Berapa banyak orang yang tadinya membenci Islam, tapi kemudian mendapat hidayah dan mau memeluk Islam dalam sekejap. Sebaliknya, berapa banyak orang yang tadinya ahli masjid, sungguh-sungguh dalam menjalankan agama, akan tetapi sekarang berubah menjadi seperti orang lain – tidak lagi peduli dengan Islam.

Inilah yang membuat kita perlu berhenti sejenak dan bertanya jujur kepada diri sendiri. Kalau Allah tidak menolong kita hari ini, apa yang tersisa dari kita? Kita, yang hari ini merasa iman kita baik-baik saja? Yang hari ini masih berbalut nyaman atas nama Islam yang kita peluk? Sebenarnya, apakah kita sudah melakukan hal yang benar? Apakah kita sudah beribadah kepada Allah dengan sepenuh hati? Berapa banyak dosa yang kita kumpulkan hanya dalam sehari?

Baca Juga:  Sering Bertikai? Ini Penjelasannya dalam Islam!

Maka yang paling mengerikan dalam hidup ini bukan kemiskinan, bukan kehilangan, bukan sakit yang tak kunjung sembuh. Yang paling mengerikan adalah ketika iman dan hidayah dicabut dari hati kita, sementara kita tidak menyadarinya. Kita masih merasa baik-baik saja. Naudzubillah min dzalik.

Oleh karenanya, ada doa yang bisa kita contoh dari Rasulullah saw, yaitu:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu” (HR. al-Nasai’).

Doa ini bisa kita jadikan senjata untuk meminta keteguhan hati atas Islam. Minta agar dikuatkan iman kita. Minta agar hidayah kita tidak dicabut selamanya oleh Allah. Sebab, semudah itu Allah membolak-balikkan hati.

Penulis: Nihayatur Rif’ah

Related Posts

Latest Post