Kamu Harus Tahu! Apa Saja Amalan Bulan Sya’ban

Ilustrasi gambar Bulan di Perkotaan Malam Hari (Freepik.com-almuhtada.org)

almuhtada.org Bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan istimewa dalam kalender Islam. Bulan ini berada di antara bulan Rajab dan bulan Ramadhan, namun bulan Sya’ban sering kali luput dari perhatian sebagian umat. Padahal, dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW sangat memuliakan bulan Sya’ban dengan memperbanyak ibadah, khususnya puasa sunah dan amalan-amalan kebaikan lainnya.

Keutamaan bulan Sya’ban semakin ditegaskan dengan turunnya perintah bershalawat kepada nabi Muhammad SAW sebagaimana firman Allah Swt, yang berbunyi:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓئِكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ۗ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan.” (QS. Al-Ahzab: 56)

Amalan – amalan di bulan Sya’ban

Beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan pada bulan Sya’ban antara lain:

  1. Memperbanyak Shalawat

Shalawat merupakan amalan ringan namun memiliki keutamaan yang besar. Selain sebagai bentuk cinta kepada nabi Muhammad SAW, shalawat juga menjadi sebab turunnya rahmat dan ampunan Allah Swt.

  1. Memperbanyak Puasa Sunnah

Dalam Hadits, Rasullah SAW bersabda:

«ذَاكَ شَهْرٌ تَغْفُلُ النَّاسُ فِيهِ عَنْهُ، بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ العَالَمِينَ، وَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ». حديثٌ صحيحٌ رواه أبو داودَ وَالنَّسَائِيُّ

Artinya: “Bulan Sya’ban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadhan. Bulan Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal. Karenanya, aku menginginkan pada saat diangkatnya amalku, aku dalam keadaan sedang berpuasa.” (HR Abu Dawud dan Nasa’i)

Baca Juga:  Fenomena War Takjil Antara Orang Muslim dan Non-Muslim Adalah Bukti Bahwa Ramadhan Membawa Keberkahan Bagi Semua Orang

Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan pengakuan Aisyah, bahwa Rasullah SAW tidak pernah berpuasa (sunnah) lebih banyak daripada ketika bulan Sya’ban.

  1. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an

Bulan Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk memulai membiasakan diri dengan merinteraksi dengan Al-Qur’an. Dengan memperbanyak tilawah, tadabbur, juga menghidupkan Al-Qur’an dalam keseharian, hati akan lebih siap menyambut Ramadhan sebagai bulan diturunkannya Al-Quran.

  1. Saling Memaafkan

Saling memaafkan memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam, terlebih lagi menjelang bulan Ramadhan. Bulan Sya’ban menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan hati dan rasa benci, dendam dan luka yang tersimpan.

Ramadhan adalah bulan ampunan. Kita bisa memulainya dengan saling memaafkan, baik kepada keluarga, sahabat, maupun sesama muslim. Membersihkan hati sebelum Ramadhan adalah bagian dari persiapan batin agar ibadah puasa, shalat, dan tilawah Al-Qur’an bernilai lebih sempurna di sisi Allah Swt. [Shokifatus Salamah]

Related Posts

Latest Post