Muslim Wajib Tahu! Ini Dia 5 Tips Bagi Penyakit Hati

menyembuhkan penyakit hati
Gambar ilustrasi menyembuhkan penyakit hati (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Rasulullah SAW, pernah bersabda, yang artinya : “Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, seluruh tubuh baik. Jika is rusak, seluruh tubuh juga rusak.

Ketahuilah (segumpal daging) itu ialah hati.” (HR. Muslim). Berdasarkan hadist tersebut dapat kita ketahui bahwa memiliki hati yang sehat, sangat penting bagi manusia. Bukan hanya sehat secara jasmani, namun juga secara Rohani.

Setiap manusia di ciptakan dengan hawa nafsu, hal ini menyebabkan manusia selalu memiliki keinginan untuk mencapai sesuatu dalam hidupnya. Hawa nafsu ini sangat berkaitan dengan kesehatan hati. Jika seseorang memiliki hati yang baik, maka pasti ia akan tenang dalam menggapai keinginannya.

Berbeda dengan seseorang yang memiliki hati yang buruk, maka ia akan gelisah dalam menjalani kehidupannya, maupun menggapai keinginannya.

Kegelisahan ini merupakan salah satu ciri hati yang rusak. Diriwayatkan dari Abdullah Al – Anthaki, beliau merumuskan 5 perkara yang dapat mengobati hati yang rusak. “Obat penawar hati itu ada lima macam, yaitu berkumpul dengan orang – orang shaleh, membaca Al-Qur’an, melaparkan perut (puasa), sholat tengah malam, dan bersembah sujud di waktu menjelang subuh.” Berikut ini beberapa tips untuk mengehindari penyakit hati.

  1. Merasa Selalu Kurang

Kufur Nikmat merupakan salah satu penyakit hati, oleh karena itu obat dari kufur nikmat adalah bersedekah dan bersyukur. Bersedekah merupakan bentuk dari ungkapan syukur atas rezeki yang diberikan oleh Allah SWT, dan orang – orang yang bersyukur maka akan ditambah nikmatnya oleh Allah SWT, sebagaimana firman Allah SWT, dalam Al – Qur’an Surah Ibrahim ayat 7, yang artinya : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”

  1. Sering Sakit
Baca Juga:  Jangan Anggap Remeh Menyingkirkan Duri di Jalan, Karena Merupakan Cabang Iman

Hati yang rusak secara Rohani bisa mejadi salah satu penyebab seseorang sering sakit. Untuk menghindarinya, adalah dengan memperbanyak puasa. Hal ini sudah teruji secara ilmiah, karena pada saat seseorang berpuasa, tubuh mendapatkan waktu untuk beristirahat sehingga tubuh dapat melakukan detoksifikasi (pengeluaran racun dari tubuh) hal inilah yang membuat seseorang sering sakit, karena racun yang menumpuk di dalam tubuh.

  1. Sulit Bahagia

Memiliki kehidupan yang bahagia merupakan impian semua orang, namun terkadang terdapat beberapa masa dimana seseorang merasa sangat sulit untuk bahagia. Hal ini merupakan salah satu pertanda hati yang rusak.

Shalat di awal waktu merupakan cara paling efektif bagi seseorang yang sulit bahagia. Karena Allah SWT menjamin kehidupan seseorang yang menjaga shalat dengan tepat waktu dengan kemurahan rezeki dan kehabagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

  1. Merasa Marah

Marah merupaka ungkapan emosi yang negatif dan salah satu penyakit hati. Tips untuk menghindari marah adalah dengan berwudhu dan beristighfar. Hal ini sebagaimana hadist Rasulullah SAW, yang artinya : “Sesungguhnya marah itu dari setan dan setan terbuat dari api, dan api hanya bisa dipadamkan oleh air.

Oleh karena itu, apabila seorang di antara kalian marah, maka berwudhulah!” (HR. abu Daud). Beristighfar merupakan salah satu zikir sekaligus permohonan ampunan dosa kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surah Ar Ra’du ayat 28, yang artinya : “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tentram.”

  1. Hati Sempit
Baca Juga:  Pentingnya Berbuat Baik Meski Tidak Diperlakukan Baik

Hati terasa sempit, merupakan salah satu tanda rusaknya hati. Salah satu tips untuk terhindar dari sempitnya hati adalah dengan membaca Al-Qur’an. Sebagaimana firman Allah SWT, dalam surah Al-Israa’ ayat 82, yang artinya : “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an apa – apa yang menjadi obat Penawar dan rahmat bagi orang – orang yang beriman…” [] Aulia Cassanova

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post