Keistimewaan Buah Pisang Menurut Islam

Buah Pisang Menurut Islam
Gambar Ilustrasi Buah Pisang Menurut Islam (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Buah pisang memiliki keistimewaan yang luar biasa, tidak hanya dari segi rasa yang lezat, tetapi juga dari segi manfaat kesehatan.

Pertama, pisang mengandung potassium yang tinggi, nutrisi penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah.

Selain itu, buah pisang kaya akan serat, membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Keberadaan serat dalam pisang juga dapat membantu mengatur kadar gula darah, suatu aspek yang sangat diperhatikan dalam pandangan Islam terkait dengan menjaga kesehatan tubuh. Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai bagian dari ibadah.

Buah pisang juga dikenal mengandung vitamin C yang mendukung sistem kekebalan tubuh. Menjaga kesehatan tubuh dan kekebalan merupakan nilai-nilai yang dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai upaya menjaga amanah dari Allah.

Adapun sebagai berikut Qur’an Surah Al- Waqiah : 29,  yang menjelaskan mengenai Keistimewaan Buah Pisang :

وَّطَلۡحٍ مَّنۡضُوۡدٍۙ

Wa talhim manduud

Artinya:

“Dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), Dan di sekeliling mereka terdapat pohon pisang yang bersusun-susun buahnya dan telah masak.”

Dalam ayat ini, dijelaskan secara rinci bahwa orang-orang yang termasuk dalam golongan kanan, yang menerima pencatatan amal baik mereka dengan tangan kanan, akan menjadi penghuni surga yang merasakan kebahagiaan dan kegembiraan di dalam taman surga.

Baca Juga:  Belajar Kehidupan dari Seekor Lebah Madu

Taman tersebut dihiasi dengan pohon-pohon yang indah, termasuk pohon bidara yang tidak memiliki duri dan pohon pisang yang berbuah dalam susunan yang baik. Mereka akan menikmati kebahagiaan di bawah naungan pohon-pohon yang berdaun lebat, di mana terdapat air yang mengalir dengan melimpah.

Pohon-pohon lainnya juga memberikan buah yang lezat sepanjang waktu tanpa terpengaruh oleh perubahan musim. Buah-buahan ini memiliki cita rasa yang lezat dan selalu tersedia untuk dinikmati kapan pun dan di mana pun mereka berada, tanpa adanya larangan untuk memenuhi keinginan mereka.

Dalam kehidupan sehari-hari, kepraktisan buah pisang juga menjadi keunggulan. Pisang mudah diakses dan bisa menjadi camilan sehat yang cocok untuk dikonsumsi kapan saja. Konsumsi makanan sehat dan alami seperti pisang sesuai dengan prinsip-prinsip makanan halal dan thayyib dalam Islam.

Selain manfaat kesehatan, buah pisang juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan. Pisang ditanam secara meluas dan dijual di berbagai pasar, memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat. Keberlanjutan ekonomi ini sejalan dengan nilai-nilai Islam tentang keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi.

Dengan demikian, keistimewaan buah pisang tidak hanya terletak pada cita rasanya yang lezat, tetapi juga pada manfaat kesehatan, kemudahan akses, dan nilai ekonomi yang membawa berkah, sesuai dengan prinsip-prinsip Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Ada berbagai masakan lezat yang dapat dibuat dari pisang. Salah satunya adalah “kolak pisang,” hidangan manis yang umumnya disajikan saat bulan Ramadan di Indonesia. Kolak pisang terbuat dari potongan pisang yang dimasak dengan santan, gula, dan rempah-rempah seperti daun pandan.

Baca Juga:  Mengenal Lebih Dekat dengan Rasyid Ridho dan Pembaharuanya dalam Islam

Hidangan ini mencerminkan keberagaman kuliner Indonesia dan sering dihidangkan sebagai hidangan penutup. Kolak pisang yang disajikan dingin atau suhu ruangan dapat menjadi hidangan penyegar selama bulan Ramadan, membantu mengembalikan cairan dan memberikan kelezatan setelah seharian berpuasa.

Pisang yang dimasak pada kolak memiliki tekstur yang lembut, cocok bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan atau lambung sensitif. Serat dalam pisang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat membantu mengontrol nafsu makan.

Selain kolak, ada juga “pisang goreng” yang populer di banyak tempat. Pisang dipotong, dicelup dalam adonan tepung berbumbu, dan digoreng hingga berwarna keemasan. Pisang goreng sering dijual sebagai jajanan jalanan dan menjadi camilan favorit di berbagai negara.

Pisang juga dapat digunakan dalam membuat kue atau roti, seperti “banana bread” yang berasal dari Barat. Banana bread terbuat dari pisang yang dihancurkan yang dicampur dengan adonan roti, memberikan hasil akhir yang lembut dan lezat.

Selain itu, “es pisang ijo” adalah hidangan asli dari Makassar, Indonesia. Es ini terbuat dari adonan pisang hijau yang dihaluskan dan diisi dengan potongan pisang, bubuk kelapa, dan sirup gula aren. Es pisang ijo merupakan hidangan segar yang cocok dinikmati di musim panas.

Dalam konteks makanan ringan, “pisang rebus” atau “pisang kukus” juga sering dijumpai. Pisang direbus atau dikukus hingga matang, kemudian disajikan sebagai makanan ringan yang sehat dan lezat. Pisang yang direbus lebih mudah dicerna oleh tubuh, sehingga cocok untuk orang yang memiliki masalah pencernaan atau gangguan lambung.

Baca Juga:  Menjaga Keutuhan dan Keeratan Ukhuwah dengan 5T: Ta’aruf, Tafahum, Ta’awun, Takaful, dan Tasamuh

Pisang rebus adalah pilihan makanan yang sehat dan rendah kalori. Hal ini membuatnya cocok sebagai camilan yang memuaskan tanpa menambah banyak kalori.Mengonsumsi pisang rebus sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat memberikan kontribusi positif pada kesehatan secara keseluruhan.

Inovasi dalam kuliner juga menciptakan hidangan baru yang menggunakan pisang, seperti smoothie pisang, puding pisang, atau bahkan salad buah dengan pisang sebagai salah satu bahan utamanya. Dengan keberagaman cara memasaknya, pisang memberikan kontribusi unik pada kekayaan kuliner di berbagai belahan dunia. [] Fadhila Noria Salsabila

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post