Mengapa Kita Harus Berdoa?

Ilustrasi seseorang yang sedang berdoa (Freepik.com - almuhtada.org)

almuhtada.org – Shalat, puasa, doa, dan berbagai bentuk ibadah lainnya merupakan amalan yang sering dilakukan oleh seorang muslim sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt. Tidak jarang, tanpa disadari, muncul perasaan bahwa dengan ibadah yang dilakukan, kita telah memberikan sesuatu kepada Allah Swt atau bahkan menambah kemuliaan-Nya. Padahal, hakikatnya Allah Swt sama sekali tidak membutuhkan ibadah dari makhluk-Nya.

Allah Swt. adalah Dzat Yang Maha Kaya dan Maha Sempurna. Kemuliaan-Nya tidak bertambah karena banyaknya manusia yang beribadah, dan tidak berkurang karena sedikitnya manusia yang taat. Tanpa disembah sekalipun, Allah Swt  tetap menjadi penguasa seluruh alam semesta, pemilik langit dan bumi beserta segala isinya.

Sebaliknya, manusialah yang sepenuhnya bergantung kepada Allah Swt. Kita adalah makhluk yang lemah, terbatas, dan tidak mampu menjalani kehidupan tanpa pertolongan-Nya. Oleh karena itu, Allah Swt mensyariatkan ibadah sebagai sarana bagi manusia untuk mendekatkan diri dan memohon bantuan kepada-Nya.

Allah Swt. berfirman:

قُلْ مَا يَعْبَؤُا بِكُمْ رَبِّيْ لَوْلَا دُعَاۤؤُكُمْۚ فَقَدْ كَذَّبْتُمْ فَسَوْفَ يَكُوْنُ لِزَامًاࣖ

“Katakanlah (Muhammad), Tuhanku tidak mengindahkan kamu, kalau tidak karena ibadahmu.” (QS. Al-Furqan: 77)

Ayat ini mengajarkan bahwa hubungan antara manusia dan Allah Swt bukanlah hubungan yang terjadi karena Allah Swt membutuhkan sesuatu dari manusia. Justru manusialah yang membutuhkan Allah Swt dalam setiap aspek kehidupannya. Dalam tafsir ayat tersebut dijelaskan bahwa doa dan ibadah menjadi bentuk pengakuan seorang hamba atas ketergantungannya kepada Sang Pencipta.

Baca Juga:  Kenapa Doa Qunut Tidak Dibaca Keras Semua? Ini Penjelasannya

Doa merupakan wujud kerendahan hati seorang manusia di hadapan Allah Swt. Saat berdoa, kita mengakui bahwa ada banyak hal yang tidak mampu kita kendalikan sendiri. Kita memohon pertolongan ketika menghadapi kesulitan, meminta perlindungan dari berbagai bahaya, serta mengharap ampunan atas dosa dan kesalahan yang telah dilakukan.

Dengan demikian, yang membutuhkan doa sesungguhnya adalah manusia, bukan Allah Swt. Semua manfaat dari doa akan kembali kepada diri kita sendiri. Ketika seseorang berdoa, hatinya menjadi lebih tenang karena menyerahkan segala urusan kepada Allah Swt. Ketika seseorang beribadah, jiwanya menjadi lebih dekat dengan Sang Pencipta dan hidupnya memperoleh arah yang lebih jelas.

Begitu pula dengan sujud yang kita lakukan dalam shalat, puasa yang kita jalankan, serta berbagai ibadah lainnya. Semua itu pada akhirnya ditujukan untuk kebaikan diri kita sendiri. Allah tidak memperoleh manfaat dari ibadah yang kita lakukan, tetapi kitalah yang memperoleh keberkahan, ketenangan, dan pahala dari setiap amal yang dikerjakan dengan ikhlas.

Doa bukanlah bentuk bantuan manusia kepada Allah Swt, melainkan usaha manusia untuk mencapai kebaikan yang diinginkannya. Doa menjadi jalan bagi seorang hamba untuk menyampaikan harapan, keluh kesah, dan kebutuhan hidupnya kepada Allah Swt. Melalui doa, seorang muslim belajar bahwa tidak ada tempat bergantung yang paling kuat selain kepada-Nya.

Oleh karena itu, jangan pernah meremehkan doa. Doa adalah tanda bahwa kita menyadari kelemahan diri dan mengakui kebesaran Allah Swt. Doa juga menjadi tali yang menghubungkan seorang hamba dengan Rabb-nya serta mengangkat derajatnya di sisi Allah Swt.

Baca Juga:  Tuntutlah Ilmu dan Jauhi Kebodohan! Melihat Dungu dari Sisi Islam

Maka, perbanyaklah berdoa. Bukan karena Allah Swt membutuhkan doa-doa kita, tetapi karena kitalah yang sangat membutuhkan rahmat, pertolongan, dan kasih sayang-Nya. Sebab pada hakikatnya, doa adalah untuk kebaikan diri kita sendiri. [Shokifatus S]

Related Posts

Latest Post