Muharram Datang, Masih Mau Menunda Berbuat Baik?

ilustrasi gambar seseorang yang mencoba menjadi lebih baik terlebih di bulan Muharram yang dipenuhi sejuta keutmaan(pinterest.com - almuhtada.org)

almuhtada.org – Sebagai muslim kita sering kali menyambut setiap tahun baru islam dengan harapan dan rencana baru. Dan tentu bagi kita seorang muslim, datangnya bulan muharram bukanlah hanya sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah. Karena Muharram sendiri adalah bulan yang dimuliakan Allah SWT dan menjadi kesempatan istimewa untuk memperbanyak amal saleh.

Tapi sayang seribu sayang banyak diantara kita melewatkan bulan mulia ini tanpa menyadari besarnya pahala yang dapat diraih. Padahal di bulan ini Allah telah membukakan banyak sekali pintu kebaikan yang luasnya tidak bisa kita bayangkan, dan disaat yang sama kita masih menundanya?

Padahal bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan oleh Allah SWT. Hal ini dijelaskan dalam firman-Nya:

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan yang empat itu…” (QS. At-Taubah: 36).

Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud empat bulan haram adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Dan dibulan bulan tersebut umat Islam dianjurkan untuk lebih berhati hati dan menjaga diri dari perbuatan dosa dan memperbanyak amal kebaikan.

Keutamaan Muharram semakin jelas melalui sabda Rasulullah SAW:

“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharram.” (HR. Muslim).

Baca Juga:  Sirah Nabawiyah: Kaum Quraisy Memboikot Bani Hasyim

Kita bisa tahu dari Hadis tersebut, di bulan Muharram ada kedudukan yang istimewa dibanding bulan-bulan lainnya setelah Ramadan. Dan karena itu juga, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah selama bulan Muharram sebagai bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT.

Salah satu ibadah yang paling terkenal pada bulan ini adalah puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa-dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim).

Bayangkan saja dosa kita yang setahun lalu kita lakukan, mungkin lebih banyak daripada amal kebaikan yang kita jalani, dan dalam bulan Muharram ini kita telah diberikan kesempatan oleh Allah SWT memperoleh pengampunan dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya. Kesempatan seperti ini tentu merupakan anugerah besar yang tidak seharusnya disia-siakan.

Pun selain berpuasa kebajikan lain yang bisa kita lakukan adalah sedekah. Karena dalam Islam sendiri, sedekah tidak hanya berupa harta, tetapi bisa juga segala bentuk kebaikan yang bermanfaat bagi orang lain. Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap kebaikan adalah sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kita bisa memberikan bantuan kepada tetangga, menyantuni anak yatim, berbagi makanan, atau sekadar membantu orang yang kesulitan merupakan bentuk amalan yang sangat dianjurkan. Karena di tengah kehidupan modern yang sering kali dipenuhi sikap individualistis, Muharram mengajarkan dan mengingatkan kembali kita umat Islam untuk menjadi pribadi berkepedulian sosial.

Baca Juga:  Yuk Cek !! Berikut Sunnah Yang Bisa Membawa Rezeki Berlimpah

Lalu di bulan Muharram pun, bisa menjadi momentum yang tepat untuk melakukan introspeksi diri. Karena setiap tahun umur kita bertambah dan Tahun baru Hijriah seharusnya menjadi pengingat bahwa usia terus bertambah dan waktu yang kita miliki didunia ini semakin berkurang. Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” (QS. Al-Hasyr: 18).

Dari ayat tersebut kita bisa mengambil hikmah tentang seberapa pentinganya evaluasi diri dan perencanaan masa depan yang tidak hanya berorientasi pada dunia, tetapi juga di akhirat.Sehingga datangnya bulan Muharram bisa menjadi waktu yang sangnat tepat bagi kita semua  untuk memperbaiki ibadah, memperkuat hubungan dengan keluarga, mempererat silaturahmi, serta meninggalkan kebiasaan buruk yang selama ini masih dilakukan, dan diharapkan bisa terus berlanjut sampai kapan pun.

Dan sampai disini kita paham, bahwa bulan Muharram bukan hanya tentang pergantian tahun, melainkan tentang kesempatan untuk memulai perubahan. Allah SWT telah memberikan bulan yang penuh kemuliaan, juga Rasulullah SAW telah menunjukan malan-amalan yang dianjurkan, dan pahala besar telah dijanjikan bagi mereka yang memanfaatkannya.

Jadi, jangan biarkan Muharram berlalu tanpa makna. Isi hari-harinya dengan puasa, sedekah, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan berbagai amal kebaikan lainnya. Sebab kita sendiri belum tahu, apakah kita masih akan bertemu Muharram pada tahun berikutnya. Sehingga setiap detik yang kita jalani adalah kesempatan, dan kesempatan itu tak selalu datang nanti, jadi berbuat baiklah mulai dari saat ini. []Nafis Naufal Al Bana

Baca Juga:  Mengenal Keutamaan dan Amalan di Bulan Rajab

Related Posts

Latest Post