Ternyata Allah Menjaga Tubuh Kita Tetap Sehat Loh! Ini Kata dr. Zaidul Akbar

Cara Allah Menjaga Tubuh Kita Tetap Sehat
Gambar Ilustrasi Cara Allah Menjaga Tubuh Kita Tetap Sehat (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Allah menciptakan tubuh manusia dengan struktur yang tersusun rapih dan bekerja sesuai tempatnya masing-masing.

Seperti sel, jaringan, organ dan sistem organ merupakan elemen-elemen yang menciptakan struktur tubuh manusia.

Elemen-elemen ini memiliki fungsinya masing-masing dan bahkan keseluruhan struktur tersebut saling bekerjasama dalam menjaga kesehatan tubuh manusia.

Sejak awal diciptakan, manusia memang makhluk yang paling unik diantara ciptaan lainnya. Allah sendiri juga membuat manusia menjadi khalifah di muka bumi dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya. Sebab itu, Allah menjelaskan tentang penciptaan manusia yang begitu detail:

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik”. (QS. Al-Mu’minun : 12-14)

Demikian Allah menciptakan tubuh manusia dengan sangat terstruktur, bahkan Allah juga memelihara tubuh manusia dari sembarang mudharat yang berdampak negatif bagi tubuh.

Menurut dr. Zaidul Akbar ada empat cara Allah SWT menjaga tubuh hambanya agar tetap sehat dan bekerja sesuai porsinya masing-masing.

  1. Memberi Rasa Kenyang
Baca Juga:  Perlu Diketahui: Inilah Dua Nikmat yang Harus Disyukuri

Rasa kenyang adalah nikmat yang Allah berikan pada tubuh kita dengan tujuan saat asupan kita sudah cukup untuk memuat energi, maka tubuh kita akan berhenti karena rasa kenyang tersebut.

Sebab kalau tidak ada rasa kenyang, kita akan terus makan tanpa henti dan akan mengikuti hawa nafsu. Kondisi tersebut bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, stroke, prader-will syndrome dan lain sebagainya.

  1. Memberi Waktu Tidur

(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu)”. (QS. Al-Anfal : 11).

Allah menjadikan malam sebagai tempat istirahat bagi tubuh kita dan memberikan rasa kantuk untuk merefresh otak yang seharian telah bekerja.

Selama kita tidak berlebihan dalam tidur dan menjaga kualitas tidur tentu banyak dampak positif yang dirasakan tubuh kita.

  1. Diberikan Rasa Sakit

Sakit ternyata merupakan rahmat dari Allah, tak jarang kita mendengar kalimat bahwa rasa sakit adalah salah satu cara Allah dalam menghapus dosa hambanya.

Hikmah dari rasa sakit sebenarnya adalah agar manusia sadar pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan menjadi pengingat bahwa tubuh membutuhkan istirahat.

Kalau sudah sakit itu artinya tubuh tidak bisa diajak bekerja seperti biasanya, maka kita harus peka dengan memberikan waktu bagi tubuh untuk merecovery sistemnya yang bermasalah.

  1. Perintah Puasa (Wajib dan Sunnah)
Baca Juga:  Tujuan Hidup Manusia yang Wajib Semua Orang Pahami

Puasa adalah salah satu cara Allah menjaga tubuh manusia, dengan berpuasa manusia bisa merasakan manfaatnya bagi kesehatan.

Diantara manfaat puasa bagi kesehatan adalah mampu meredakan peradangan atau infeksi yang ada dalam tubuh, meningkatkan kesehatan jantung, menjaga gula darah dan masih banyak lagi.

dr. Zaidul Akbar juga dalam kajiannya sering menyarankan untuk melakukan intermitten fasting yang dapat membakar lemak bahkan dapat mengurangi diabetes.

Intermitten fasting sebenarnya sama dengan puasa pada umumnya, perbedaannya terletak pada saat kita berbuka disarankan agar tidak makan lagi alias puasa hingga waktu sahur.

Jadi makan hanya ketika waktu berbuka dan selanjutnya tidak makan apapun lagi hingga sahur. [] Andhika Putri Maulani

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post