Bagaimana Cara Memilih Sahabat? Yuk Cari Tahu Jawabannya!

Memilih Sahabat Menurut Islam
Gambar Ilustrasi Memilih Sahabat Menurut Islam (Dok. Pribadi - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Hallo sobat Almuhtada, apakah Anda pernah merasa ragu untuk memilih teman dekat atau sahabat?

Nah, jika Anda hingga saat ini masih merasa ragu atau mungkin belum memiliki sahabat, coba ikuti cara di bawah ini yuk!

Memiliki teman dekat atau sahabat ini penting lho. Umar bin Khattab berkata, “Tidaklah seseorang diberikan kenikmatan setelah Islam, yang lebih baik daripada kenikmatan memiliki saudara (semuslim) yang saleh. Apabila engkau dapati salah seorang sahabat yang saleh maka peganglah erat-erat”.

Perkataan dari Umar bin Khattab mengisyaratkan bahwa penting bagi kita untuk memiliki sahabat. Lalu, bagaimana agar kita tidak menyesal di kemudian hari akibat persahabatan yang kita jalin?

Jawabannya yaitu dengan berikhtiar memilih sahabat yang memiliki lima ciri khusus. Jika lima ciri ini ada pada diri mereka maka mereka layak untuk dipilih.

Ciri pertama yang harus melekat ketika hendak memilih teman dekat dan sahabat yaitu perhatikan jika Anda melihatnya, kehadirannya mengingatkanmu pada Allah atau tidak?

Jika ada orang yang ketika dilihat dan kehadirannya juga mengingatkan kita pada Allah maka orang itu layak untuk kita pilih sebagai sahabat.

Ciri kedua yang harus kita perhatikan ketika hendak memilih teman dekat dan sahabat yaitu sikapnya membimbingmu kepada Allah atau tidak?

Jika sikap yang selama ini melekat pada diri orang tersebut dapat menghantarkanmu untuk meraih cintanya Allah maka ia adalah orang yang patut diperjuangkan untuk menjadi sahabat.

Baca Juga:  Lisan: Salah Satu Penyebab Dosa Manusia

Next, ciri ketiga yang harus menjadi perhatian kita ketika hendak memilih sahabat yaitu perhatikan perkataan yang disamapikan.

Jika ada orang yang perkataannya menambah ilmu maka orang itu patut diperjuangkan sehingga terjalin persahabatan.

Ciri lainnya yang harus diperhatika ketika hendak memilih sahabat yaitu perhatikan apakah ia mengingatkan Anda ketika Anda berbuat lalai?

Nah, jika dia (orang yang hendak dipilih sebagai sahabat) melihatmu lalai lalu segera mengingatkan, maka pilihlah dia untuk menjadi sahabatmu.

Terakhir, jika dia melihatmu sedang mengingat (Allah), dia membantumu. Jika ada orang yang memiliki ciri ini maka segeralah untuk memilihnya sebagai sahabat Anda dan peganglah erat-erat persahabatan itu.

Kelima ciri di atas memiliki nilai kebaikan yang seharusnya ada dalam diri kita dan sekeliling kita. So, mulai sekarang sudah tidak bingung lagi kan?

Mari sama-sama saling memperbaiki diri dan berusaha agar lima ciri di atas melekat pada diri kita. Semoga Allah senantiasa menunjukkan jalan kebaikan kepada kita. Aamiin. [] Raudhatul Jannah

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post