5 Healing Dalam Islam Buat Kamu yang Butuh Ketenangan

Ilustrasi Healing Dalam Islam Untuk Ketenangan Hidup (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti pernah mengalami perasaan gelisah. Rasa gelisah dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti stres, tekanan, atau masalah pribadi. Rasa gelisah yang berlebihan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup seseorang.

Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mencari cara untuk mengatasi rasa gelisah. Salah satu cara yang populer saat ini adalah healing.

Healing adalah proses penyembuhan diri yang dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti meditasi, yoga, atau terapi.

Sebagian orang mungkin menganggap healing sebagai aktivitas berlibur, berwisata, atau meninggalkan rutinitas untuk sementara waktu. Meskipun tidak sepenuhnya keliru, memang benar bahwa kegiatan-kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dalam upaya penyembuhan.

Namun, tahukah kamu bahwa Islam juga mengajarkan cara untuk meraih ketenangan tanpa perlu healing? Dalam Islam, ketenangan hati dapat diraih dengan menjalankan ajaran-ajaran Allah SWT dan Rasul-Nya.

Berikut ini adalah beberapa cara meraih ketenangan hati tanpa perlu healing dalam Islam:

  1. Melaksanakan salat

Salat merupakan salah satu kewajiban umat Islam. Salat bukan hanya sekadar ritual ibadah, tetapi juga merupakan sarana untuk berkomunikasi langsung dengan Allah SWT. Dengan mendirikan salat, hati akan menjadi lebih tenang dan tenteram.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ankabut ayat 45, berikut adalah potongan ayatnya:

اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنۡهٰى عَنِ الۡفَحۡشَآءِ وَالۡمُنۡكَرِ‌ؕ

Baca Juga:  Tips Meningkatkan Produktivitas Dengan Mempraktikkan Nilai-Nilai Islam

Artinya: Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.

  1. Membaca Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Al-Qur’an mengandung banyak hikmah dan pelajaran yang dapat memberikan ketenangan hati.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Isra’ ayat 82:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الۡـقُرۡاٰنِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَّرَحۡمَةٌ لِّـلۡمُؤۡمِنِيۡنَ‌ۙ وَلَا يَزِيۡدُ الظّٰلِمِيۡنَ اِلَّا خَسَارًا‏

Artinya: Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zhalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.

  1. Berdoa

Doa adalah bentuk komunikasi antara hamba dengan Allah SWT. Dengan berdoa, kita dapat menyampaikan segala keluh kesah dan permohonan kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 186:

وَاِذَا سَاَلَـكَ عِبَادِىۡ عَنِّىۡ فَاِنِّىۡ قَرِيۡبٌؕ اُجِيۡبُ دَعۡوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِ فَلۡيَسۡتَجِيۡبُوۡا لِىۡ وَلۡيُؤۡمِنُوۡا بِىۡ لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُوۡنَ

Artinya: Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.

  1. Bersabar

Sabar adalah salah satu sifat yang dianjurkan dalam Islam. Dengan bersabar, hati akan menjadi lebih kuat dan tegar dalam menghadapi berbagai cobaan.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 155:

وَلَـنَبۡلُوَنَّكُمۡ بِشَىۡءٍ مِّنَ الۡخَـوۡفِ وَالۡجُـوۡعِ وَنَقۡصٍ مِّنَ الۡاَمۡوَالِ وَالۡاَنۡفُسِ وَالثَّمَرٰتِؕ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيۡنَۙ

Baca Juga:  Gaya Hidup Islami: Membawa Keseimbangan dan Kedamaian

Artinya: Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,

  1. Bersyukur

Syukur adalah ungkapan rasa terima kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan. Dengan bersyukur, hati akan menjadi lebih bahagia dan tenang.

Allah SWT berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 7:

وَاِذۡ تَاَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَٮِٕنۡ شَكَرۡتُمۡ لَاَزِيۡدَنَّـكُمۡ‌ وَلَٮِٕنۡ كَفَرۡتُمۡ اِنَّ عَذَابِىۡ لَشَدِيۡدٌ‏

Artinya: Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”

Islam mengajarkan bahwa ketenangan hati dapat diraih dengan menjalankan ajaran-ajaran Allah SWT dan Rasul-Nya. Cara-cara tersebut dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa perlu mengeluarkan biaya yang besar.

Oleh karena itu, marilah kita senantiasa menjalankan ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari agar hati kita selalu tenang dan tenteram. [] Miftahudin

Editor : Moh. Aminudin

Related Posts

Latest Post