Sejarah Peradaban Islam: Periode Klasik Sampai Periode Modern

Alur Sejarah Peradaban Islam
Gambar Ilustrasi Alur Sejarah Peradaban Islam (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Sebagaimana seorang muslim yang beriman kepada Allah SWT, sudah sepantasnya kita untuk mengetahui dan mempelajari tentang bagaimana Islam bisa menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Sejarah ini sangat penting bagi kita umat Islam karena dapat menjadi bahan refleksi diri sekaligus mengingat perjuangan demi perjuangan yang dilakukan oleh para tokoh-tokoh Islam dalam memperjuangkan dan mendakwahkan sehingga Islam mampu dikenal di seluruh penjuru negeri ini.

Pada artikel ini, akan dibahas secara umum dan garis besar mengenai Sejarah Peradaban Islam di Dunia.

Menurut Usairy (2006: 4-8), periodesasi sejarah Islam secara lengkap dibagi dalam periode-periode berikut ini:

  1. Periode Klasik (Masa Nabi Adam – sebelum diutusnya Nabi Muhammad saw)

Pada periode ini, terjadi fase sejarah pada masa nabi-nabi, dimulai dari Nabi Adam as. dilanjutkan para nabi setelahnya hingga sebelum Nabi Muhammad saw. Pada periode ini, berdasarkan Al-Qur’an, semua nabi dari Nabi Adam as hingga nabi sebelum Nabi Muhammad saw adalah Islam.

  1. Periode Rasulullah saw (570 – 632 M)

Periode Rasulullah saw dimulai dari tahun 52 sebelum hijriyah hingga tahun ke 11 H. Pada masa ini berdiri negara Islam yang dipimpin langsung oleh Rasulullah saw, dimana kota Madinah al-Munawwarah sebagai kota pusat awal dari segala aktivitas Islam hingga nantinya meliputi seluruh jazirah Arab.

Pada masa ini, Islam yang didirikan oleh Rasulullah saw mengalami kemajuan yang sangat pesat, dimulai dari banyakmya orang yang masuk Islam hingga perluasan negara yang cukup luas.

Baca Juga:  Sejarah Peradaban Islam: Daulah Umayyah di Andalusia

Masa ini merupakan masa yang indah, disamping karena berjalan selama Rasulullah saw masih hidup. Masa ini juga menjadi masa yang dapat menjadi contoh dan panutan bagi kaum muslimin di masa sekarang.

  1. Periode Khulafa’ Rasyidin (632-661 M)

Dimulai sejak tahun 11 H hingga 41 H. Di masa ini, Islam mencapai manhaj yang benar dan puncaknya, karena dipimpin oleh para sahabat yang hidup semasa Rasulullah saw masih hidup.

Terjadi perluasan wilayah yang sangat luas hingga mencapai Persia, Syam, Mesir, dan lainnya. Pemimpin pada masa ini dinamakan sebagai khalifah yang diantaranya adalah, Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khathab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abu Thalib.

  1. Periode Pemerintahan Bani Umayyah (661 – 749 M)

Periode Bani Umayyah dibagi menjadi dua yaitu Dinasti Umayyah I dan Umayyah II. Umayyah I berpusat di Damaskus dengan pendiri bernama Mu’awiyyah bin Abi Sufyan bin Harb bin Abu Manaf sedangkan Umayyah II di Andalusia dengan khalifah bernama Abdurrahman bin Mu’awiyah.

Pada masa ini, kemajuan Islam sedikit lebih lambat dibading sebelumnya, karena adanya kemerosotan pada syariat Islam, tetapi tetap bahwa Islam mengalami kemajuan namun tidak sepesat dan sebagus di masa Khulafa’ Rasyidin. Pemimpin dari Dinasti Umayyah ini juga merupakan pemimpin yang tegas, baik, dan cakap dalam menjadi kepala negara Islam pada masa itu.

  1. Periode Pemerintahan Bani Abbasiyah (749 – 1258 M)
Baca Juga:  Kisah Takdir yang Tak Pernah Salah, Hanya Saja Kita Harus Berubah

Pada masa ini dimulai sejak tahun 132 – 656 H. Pendidikan Islam mencapai puncaknya ditunjukkan dengan berdirinya berbagai tempat belajar para cendekiawan muslim, namun pada fase keduanya terdapat beberapa pemerintahan yang lebih memilih untuk independen dengan tetap memberikan kontribusinya kepada perkembangan Islam.

Sebagai contoh dari pemerintahan yang independen adalah Bani Saljuk, Bani Ayyub, dll. Hancurnya pemerintahan ini dikarenakan serangan orang-orang Mongolia secara mendadak.

  1. Periode Pemerintahan Mamluk (1250 – 1517 M)

Dimulai sejak tahun 648 – 923 H. Di masa ini, serbuan pasukan Mongolia ke berbagai belahan negara Islam berhasil dibendung dan diselesaikan.

Dengan keberhasilan pasukan Mamluk untuk menghalau pasukan Mongol, maka keseimbangan budaya dan politik masih berlanjut dan bisa dinikmati hingga masa selanjutnya, dalam kata lain Dinasti Mamluk telah berhasil menyelamatkan Islam dari kehancurannya.

  1. Periode Pemerintahan Utsmani (1517 – 1923 M)

Masa Pemerintahan Utsmani dimulai sejak tahun 923 – 1342 H. Di awal pemerintahannya, Turki Utsmani berhasil melakukan ekspansi besar-besaran hingga ke Eropa Timur.

Negara-negara yang berhasil diduduki dengan patuh tunduk kepada kesultanan Turki Utsmani, mulai dari Hongaria, Albania, Yunani, Romania, dll. Salah satu sejarah paling membanggakan sekaligus menjadi sejarah terbaik dari periode ini adalah keberhasilan Utsmani dalam menaklukkan Konstantinopel (ibukota Imperium Romawi) pada tahun 1453 M yang saat itu terkenal sebagai pusat dari segala aktivitas perdagangan dan pemerintahan dunia.

Baca Juga:  Kenali Shuhuf! Wahyu Allah SWT Selain Kitabullah

Penakluk yang terkenal adalah Sultan Muhammad II atau dikenal sebagai Sultan Muhammad Al-Fatih. Kemunduran pemerintahan ini terjadi karena hancurnya karakter para pemimpin saat itu, sehingga tidak dapat mengendalikan kesultanan dengan baik yang mengakibatkan hancurnya pemerintahan Turki Utsmani.

  1. Periode Dunia Islam Kontemporer (1922 – 2000 M)

Masa ini dimulai dari tahun 1342 – 1420 H. Merupakan periode umat Islam sejak berakhirnya Dinasti Turki Utsmani sampai sekarang.

Itu tadi penjelasan mengenai Sejarah Peradaban Islam dari periode klasik hingga periode Islam modern. Semoga dengan ini mampu menambah wawasan serta keimanan kita sebagai umat Islam yang tidak melupakan sejarah. Melainkan menjadikan sejarah sebagai pelajaran bagi diri kita untuk menghadapi masa depan dengan jauh lebih baik lagi. [] Raffi Wizdaan Albari

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post