Biografi Maulana Jalaluddin Rumi: Sang Sufi Pemikir Cinta

Foto Jalaluddin Rumi
Foto Jalaluddin Rumi

Almuhtada.org – Maulana Jalaluddin Rumi Al-Balkhi yang juga dikenal sebagai Al-Balkhi, adalah seorang sufi yang telah menjadi ikon dalam dunia pemikiran dan kesufian. Lahir pada abad ke-13 dan meninggal di awal abad ke-14.

Rumi memimpin perjalanan spiritual yang memukau dan memberikan warisan sastra yang tak ternilai. Mari kita mengulik perjalanan hidup dan pemikiran yang luar biasa dari sufi terkenal ini.

Awal Hidup dan Pendidikan

Maulana Jalaluddin Rumi lahir di Balkh, tetapi keadaan yang sulit memaksa keluarganya untuk hijrah ke Konya, Turki, yang saat itu dikuasai oleh Dinasti Saljuk. Di Turki, Rumi menghabiskan sebagian besar masa hidupnya.

Rumi adalah seorang pemikir. Kualitas pemikiran Rumi mulai terlihat sejak usia muda. Ayahnya sendirilah yang telah mendidiknya.

Kapabilitas dan pemikiran Rumi berkembang lebih jauh ketika ia bertemu dengan guru utamanya, Syekh Syamsuddin At-Tabrizi. Pengaruh Syekh Syamsuddin sangat mendalam dan mempengaruhi pemikiran dan ajaran Rumi.

Karya-karya dan Warisan

Salah satu karya paling terkenal Rumi adalah “Matsnawi Ma’nawi,” sebuah karya syair epik yang mencakup ribuan bait syair. Kekuatan karya ini begitu luar biasa sehingga di kalangan masyarakat Persia, “Matsnawi Ma’nawi” dianggap sebagai rujukan tertinggi setelah Al- Qur’an dan Hadits. Karya ini mengeksplorasi banyak aspek spiritualitas, cinta, dan kesadaran.

Pemikiran Rumi sangat dipengaruhi oleh gagasannya tentang cinta. Bagi Rumi, cinta kepada Allah, yang kemudian melahirkan cinta kepada makhluk Allah, adalah inti dari pemikirannya. Ajarannya memadukan konsep cinta dengan tasawuf dan kesadaran spiritual, menciptakan keindahan dalam bentuk puisi dan syair.

Baca Juga:  Mengenal Al-Khawarizmi, Bapak Matematika sang Penemu Aljabar

Pengaruh yang Luas

Pengaruh Rumi tidak terbatas pada waktu dan tempat. Meskipun lahir pada abad ke-13, pemikiran Rumi masih sangat relevan hingga saat ini.

Buku-bukunya yang memukau telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dan menjadi sumber inspirasi bagi banyak penulis, musisi, dan tokoh terkenal di Amerika dan Eropa.

Gagasannya tentang cinta, kesadaran, dan keselarasan dengan kehendak ilahi mengalir melalui karyanya yang indah. Puisi-puisi Rumi sangat dalam, indah, dan memikat.

Estetika dalam karyanya juga menarik perhatian banyak orang yang mungkin tidak memiliki pengetahuan khusus tentang teori tasawuf.

Maulana Jalaluddin Rumi adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah pemikiran Islam dan kesufian. Pemikirannya yang puitis, estetis, dan penuh cinta tetap menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia. [] Mila Amalia Insani

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post