Adab Tidur yang Dianjurkan oleh Rasulullah saw.

Adab Tidur
Adab tidur ala Rasulullah (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Tidur merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi tubuh manusia. Namun, ternyata tidak semua tidur dapat berdampak secara maksimal  bagi kebugaran tubuh. Terkadang tidur justru malah menjadikan tubuh semakin lesu dan mengantuk setelah terbangun.

Ternyata Rasulullah saw telah mengajarkan adab tidur yang bisa kita contoh agar tidur yang kita lakukan termasuk ke dalam tidur yang berkualitas dan efektif untuk mengembalikan energi tubuh. Berikut adalah adab atau sunah tidur yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw:

  1. Memadamkan Lampu

Menurut medis, tidur dengan cahaya yang gelap ternyata jauh lebih sehat. Tidur dengan lampu menyala dapat memicu adanya resiko depresi hingga penurunan kualitas tidur tubuh. Oleh karena itu, tidur dengan keadaan lampu mati jauh lebih dianjurkan.

Sebagaimana sabda Rasulullah saw “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur malam, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman” (H.R. Imam Bukhari).

  1. Posisi Tidur Miring ke Sebelah Kanan

Dalam H.R Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw bersabda : “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu”. Dari sisi medis, tidur dengan posisi menghadap ke sebalah kanan ternyata dapat memberikan banyak manfaat baik bagi tubuh selama tidur, diantaranya adalah mengistirahatkan otak sebelah kiri, mengosongkan lambung, serta mengurangi beban kerja jantung.

  1. Meletakkan tangan kanan di bawah pipi kanan

Adab ini telah dijelaskan dalam suatu hadist yang diriwayatkan dari Hufaidzah ra, ia berkata bahwa “Nabi saw jika ingin tidur di malam hari, maka beliau meletakkan tangannya di pipinya (yang kanan)”.

Baca Juga:  Our Goals is to Please Allah, Not People

Selain menghadap ke sebelah kanan, meletakkan tangan kanan di bawah pipi juga termasuk salah satu sunnah bisa menghadirkan kebermanfaatan sebaga masnuai

  1. Tidur Lebih Awal Setelah Shalat Isya

Hal ini sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang berbunyi “Bahwasannya Rasulullah saw membenci tidur malam sebelum (shalat isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya”.

Apabila ditinjau dari sisi medis, begadang sendiri tentu tidak baik bagi tubuh. Untuk itu alangkah lebih baik kalau kita bisa tidur lebih awal apabila sudah tidak lagi memiliki keperluan yang harus diselesaikan.

  1. Berwudhu dan Membersihkan Tempat Tidur Sebelum Tidur

Berwudhu sebelum tidur akan menjadikan kita tidur dalam keadaan bersih. Sedangkan tidur dalam keadaan kotor tentu bisa memberikan peluang masuknya kuman ke dalam tubuh yang dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Tak hanya itu, membersihkan tempat tidur sebelum tidur juga menjadi salah satu hal yang penting. Sebab umumnya kita tidur dalam waktu yang cukup lama, sehingga apabila kita tidur di tempat yang kotor, maka peluang masuknya kuman ke tubuh akan semakin besar dan bisa membahayakan diri kita sendiri.

  1. Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas serta doa Sebelum Tidur

Membaca ketiga surah tersebut dan membaca doa secara langsung maupun tidak telah membuat kita memohon dan meminta kepada Allah agar diberikan perlindungan selama tidur.

Baca Juga:  Manfaat Berbakti kepada Kedua Orangtua

Tak hanya itu, membaca surah pendek dan membaca doa juga akan menentramkan hati. Sehingga dengan membaca ketiga surah dan doa sebelum tidur semoga dapat mendatangkan ketentraman hati sehingga kita pun tidur dengan kondisi jiwa yang tenang, tentram, dan damai.

Demikianlah sebagian dari adab tidur yang telah diajarkn oleh Rasulullah saw. Semoga kita dapat mengikuti adab tidur yang telah ditetapkan oleh Rasulullah saw sehingga tidur yang kita miliki merupakan tidur yang efektif dan dapat memberikan kebermanfaatan bagi tubuh. [] Khikmatul Laili Desiyani

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post