Tiktok sebagai Media Edukasi Covid-19

Oleh: Dian Fatimatus Salwa

Internet merupakan salah satu sarana komunikasi yang banyak diminati oleh masyarakat. Semua kalangan mulai dari remaja, dewasa, bahkan anak kecil sekalipun turut menggunakannya. Indonesia sendiri menjadi salah satu negara dengan persentasi pengguna internet sebesar 64,8%. Dengan angka yang tidak bisa dikatakan sedikit tersebut tentunya menjadi boomerang tersendiri. Akan mendapatkan berbagai macam manfaat apabila dapat menggunakannya dengan bijak namun juga akan memberi dampak yang luar biasa apabila menyalahgunakannya. Saat ini internet tidak hanya sebagai sarana bertukar informasi saja, kini sosial media bisa menjadi platform untuk menyebarkan edukasi kepada orang awam. Berbagai macam platform sosial media dengan berbagai fitur diciptakan dengan sangat menarik salah satunya yakni Tiktok.

Pada tahun 2020 Tiktok menjadi salah satu platform yang banyak diminati oleh berbagai kalangan, karena selain menyediakan konten hiburan, juga terdapat berbagai macam konten edukatif yang tentunya dapat menjadi poin plus tersendiri bagi pengguna yang memanfaatkannya. Tiktok berkembang pesat ketika masa pandemi datang, adanya kebijakan work from home tentunya membuat berbagai masyarakat melakukan segala rutinitas dirumah. Untuk mengisi waktu luang dikala pandemi banyak sekali masyarakat yang memilih Tiktok sebagai sarana hiburan. Utamanya untuk generasi millenial saat ini yang tak bisa dipungkiri lagi jika hampir semua remaja pengguna gawai memakai aplikasi Tiktok.

Baca Juga:  Tirakatku untuk Menggapai Syurga-Mu

Hal tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media untuk menyebarkan konten edukatif perihal covid-19. Para pengguna Tiktok dikalangan remaja utamanya lebih tertarik dengan konten edukatif yang dikemas dengan kreatif, ringan, dan tanpa ada unsur paksaan dibandingkan membaca berita yang menurut mereka terkesan monoton. Untuk kalangan anak kecil video edukatif tiktok yang dikemas dengan lagu yang menarik akan membantu mereka dalam memahaminya karena mudah dicerna. Faktor selebriti juga menjadi salah satu faktor penting dalam penyebaran informasi edukatif di tiktok karena selebriti yang memiliki nama besar dan pengikut banyak mampu mempermudah penyaluran informasi.

Untuk menarik minat masyarakat agar tidak hanya menonton saja namun juga mengimplementasikannya maka dapat ditempuh dengan mengadakan challenge di tiktok seperti gerakan mencuci tangan atau gerakan memakai masker dengan benar. Dengan mengadakan challenge membuat video tersebut maka secara tidak langsung masyarakat telah mengamalkan salah satu gerakan germas. Challenge tiktok tersebut bahkan dapat diikuti oleh semua kalangan, tidak hanya remaja atau orang dewasa saja, anak kecilpun dapat berkontribusi. Hal ini menunjukan bahwa tiktok sangat berperan penting dalam penyebaran informasi edukatif mengenai Covid-19. Terlebih lagi di dalam tiktok tidak hanya terdapat orang biasa dengan basic pendidikan rendah, namun juga terdapat orang dengan latar belakang pendidikan yang tinggi serta wawasan dan pengalaman yang banyak pula, apabila orang berpendidikan ini membuat konten informatif yang dikemas secara menarik, ringan, serta menghibur maka pelajaran mengenai covid-19 yang bahasanya terkadang sulit dicerna orang awam maka mampu dipahami oleh semua kalangan.

Baca Juga:  Optimalisasi Penanganan Banjir dan Kemarau dengan Tobat (Tampon Bawah Tanah)

Oleh karena itu, pemanfaatan tiktok sebagai media penyebaran informasi covid-19 perlu diperhatikan serta dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tiktok sebagai media populer sangat ideal untuk melakukan kampanye germas untuk menghentikan kasus penyebaran covid-19.

Penulis adalah Santri Pesantren Riset Al-Muhtada dan  mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang.

Related Posts

Latest Post