Sepotong Daging Kurban Menciptakan Sejuta Kebahagiaan

Ilustrasi seseorang yang sedang berbagi daging kurban (pinteresrt.com – almuhtada.org)

almuhtada.org – Pada hari itu, semua orang di kampung atau di dekat rumah kita biasanya berkumpul dan saling membantu. Namun, Jika kita melihat dari sisi lain, hari raya kurban ini bukan hanya soal memotong hewan dan membagikan dagingnya saja. Ada cerita yang sangat indah tentang bagaimana sebungkus daging tersebut bisa membuat banyak orang merasa sangat bahagia.

Bagi sebagian orang yang mempunyai rezeki lebih, makan daging mungkin hal yang biasa. Kita bisa mengeluarkannya kapan saja di pasar atau warung makan. Tapi, coba kita lihat tetangga atau saudara-saudara kita yang lain. Di luar sana, masih banyak orang yang harus bekerja keras seharian hanya untuk bisa makan seadanya. Bagi mereka, makan daging adalah hal mewah yang jarang terjadi.

Nah, di situlah letak indahnya berkurban. Saat sebungkus daging kurban diberikan kepada mereka yang membutuhkan, yang diberikan itu bukan sekedar makanan. Di dalam bungkusannya ada rasa peduli, ada perhatian, dan ada pesan bahwa mereka tidak sendirian.

Ketika mereka menerima daging itu dengan senyuman lebar, rasanya ada sejuta kebahagiaan yang tercipta. Orang yang berkurban pun ikut merasa bahagia karena sudah bisa berbagi dengan sesama. Kebahagiaan bersama ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW:

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍوَشُرْبٍ وَذِكْرِ اللَّهِ

“Hari-hari Tasyrik adalah hari untuk makan, minum, dan mengingat Allah.” (HR.Muslim).

Baca Juga:  Sebuah Tutorial Menjadi Bahagia

Melalui Hadis ini, Nabi Muhammad SAW ingin agar di Hari Raya Idul Adha tidak ada satupun umat Islam yang kelaparan atau merasa sedih. Semuanya harus merasa senang dan kenyang.

Hebatnya lagi, kurban ini mengajarkan kita bahwa semua orang itu sama. Di Hari Raya Idul Adha, tidak ada bedanya antara orang kaya dan orang miskin. Semuanya bisa makan makanan yang sama enaknya. Allah SWT juga mengingatkan di dalam Al-Qur’an bahwa yang paling penting dari kurban itu bukanlah daging atau darahnya, melainkan niat ikhlas kita. serupa firman Allah SWT dalam penggalan Surat Al-Hajj ayat 37:

لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْۗ

“Daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan (keikhlasan) kamu.” (Surah Al-Hajj: 37).

Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa niat tulus untuk menolong orang lain adalah hal yang paling disukai oleh Allah SWT. Kebahagiaan yang asli itu bukan ketika kita menyimpan uang banyak untuk diri sendiri, tetapi ketika kita bisa melihat orang lain tersenyum karena bantuan kita.

Oleh karena itu, mari kita jadikan Hari Raya Idul Adha tahun ini untuk lebih banyak berbagi. Jika kita memiliki tabungan yang cukup, jangan ragu untuk ikut berkurban. Percayalah, meskipun menurut kita itu hanya sepotong daging, tetapi bagi mereka yang menerimanya, bungkusan itu bisa mendatangkan sejuta kebahagiaan yang sangat luar biasa. [Maulida Auliyah]

Baca Juga:  Kisah Umar Bin Khattab yang Memakan Tuhannya

Related Posts

Latest Post