Menerapkan Budi Pekerti yang Luhur Dimulai dengan Wajah Berseri dan Ceria

budi pekerti seorang muslim
Gambar ilustrasi budi pekerti seorang muslim (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Seorang Muslim hendaklah memiliki akhlak yang mulia dan menunjukkan wajah berseri di hadapan orang lain terutama kepada saudara muslim lainya.

Karena dengan hal tersebut dapat menyenangkan dan menarik hati orang lain ketika berinteraksi ataupun sekedar berpapasan.

Wajah yang berseri dengan tersenyum manis juga di antara modal ketika berdakwah mengajak kepada kebaikan. Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ bersabda,

إنَّكُمْ لَا تَسَعُونَ النَّاسَ بِأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ لِيَسَعْهُمْ مِنْكُمْ بَسْطُ الْوَجْهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ

“Sesungguhnya kalian tidak bisa menarik hati manusia dengan harta kalian. Akan tetapi kalian bisa menarik hati mereka dengan wajah berseri dan akhlak yang mulia” (HR. Al Hakim dalam mustadroknya. Al Hakim mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاِ نَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ

“Dan sesungguhnya engkau benar-benar, berbudi pekerti yang luhur.”

(QS. Al-Qalam 68: Ayat 4)

Dalam surah Al-Qalam ayat 3 diatas disebutkan bahwa Rasulullah memiliki budi pekerti yang luhur, hal ini tentu harus kita terapkan dalam kehidupan, yakni kita berusaha selalu menanamkan sifat dan karakter yang baik, agar dapat terciptanya budi pekerti yang baik sesuai dengan budi pekerti Rasulullah.

Dalam riwayat lain juga disebutkan, Dari Abu Dzar, Nabi ﷺ bersabda,

لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

“Janganlah meremehkan kebaikan sedikitpun juga walau engkau bertemu saudaramu dengan wajah berseri” (HR. Muslim no. 2626).

Baca Juga:  Washoya Al-Aba’ Lil Abna’: Kewajiban Insan Kepada Allah dan Rasul-Nya

Oleh karenanya, kita perlu menanamkan akhlak yang baik dan senantiasa menampakkan wajah berseri yang menyenangkan hati orang yang berada disekitar kita. [] Puan Sukowati

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post