Strategi Efektif dalam Membentuk Kebiasaan Positif Menurut Islam

Membentuk Kebiasaan yang Positif
Gambar Ilustrasi Membentuk Kebiasaan yang Positif (Pinterest - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Kebiasaan yang baik memiliki peran krusial dalam membentuk karakter sesorang. Selain itu membentuk suatu kebiasaan merupakan salah satu hal yang penting karena akan menentukan arah tujuan hidup.

Sebagai seorang muslim tujuan hidup tidak hanya dunia saja, namun juga berkaitan dengan kehisupan di akhirat. Berikut beberapa tips untuk membangun suatu kebiasan yang baik:

  1. Meluruskan Niat

Melurusakan niat menjadi langkah pertama dalam membentuk suatu kebiasaan yang positif. Nabi Muhammad SAW selalu menekankan pentingnya niat dalam setiap amal perbuata, sehingga dengan memiliki niat yang lurus, setiap kebiasaan positif yang kita mulai akan bernilai ibadah.

  1. Membuat Jadwal Harian

Membuat jadwal harian dengan tetap menjadikan ibadah menjadi hal yang paling diprioritaskan. Membuat jadwal ini dapat dimulai dengan mengidentifikasi waktu-waktu ibadah utama, menyisipan ibadah-ibadah sunnah, dan yang terakhir memasukkan kegiatan harian di sisa-sisa waktu ibadah.

  1. Menyibukkan Diri Dengan Hal-Hal Yang Positif

“Diantara tanda sempurnanya islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majjah). Menyibukkan diri dengan hal-hal positif merujuk pada konsep mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

Hal tersebut dapat memacu pada pertumbuham pribadi, pengembangan keterampilan, dan dapat membentuk karakter yang baik.

  1. Evaluasi Disi Secara Berkala

Mengadopsi kebiasaan positif bukanlah tujuan akir, melainakan sebuah perjalanan yang terus-menerus berlangsung. Rasulullah SAW selalu menekankan pentingnya muhasabah atau evalusi diri. Dengan merenungi perbuatan dan kebiasaan yang telah dilakukan, kita akan mampu untuk mengidentifikasi area mana yang perlu diperbaiki.

  1. Menjadikan Allah Sebagai Motivasi
Baca Juga:  Menemukan Keseimbangan Jiwa: Panduan Islam untuk Anak Muda

Ketika sesorang menjadikan Allah sebgai motivasinya dalam memperbaiki kebiasaan, maka sesulit apapun kebisaan itu terbentuk tidak akan ada kata menyerah dalam mebangunnya.

Membangun kebiaaan positif tidak hanya mencakup tidakan-tindakan konkret tetapi juga melibatkan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai islam. Dengan memahami nilai-nilai islam mampu menciptakan keseimbangan dalam kehidupan dunia maupun akhirat. [] Dela Kurniawati

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post