Memperjuangkan Cinta Kepada Rasulullah, Tips Keselamatan Hidup Dunia dan Akhirat!

Wujud Mencintai Rasulullah SAW
Gambar Ilustrasi Wujud Mencintai Rasulullah SAW (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Halo sobat taat! Sudahkan kita bertanya kepada diri kita sendiri seberapa besar kita mencintai Rasulullah?

Apakah kita sudah mencintai Rasulullah lebih besar daripada cinta kita kepada orangtua, kepada sahabat kita, atau kepada hal-hal yang sifatnya duniawi? Apakah hari ini kita sudah memiliki perasaan cinta yang begitu mendalam kepada Rasulullah?

Tahukah sobat jika perasaan cinta kepada Rasulullah adalah rasa cinta yang paling istimewa dan hanya orang-orang terpilihlah yang dapat merasakannya, lho!

Mengapa demikian? Karena tidak semua orang mukmin memiliki perasaan cinta yang mendalam kepada Rasulullah, sebab rasa cinta ini adalah hidayah dari Allah SWT yang harus senantiasa kita perjuangkan.

Dalam HR. Muslim meriwayatkan suatu kisah tentang bagaimana sahabat mencintai Baginda Rasulullah, sahabat tersebut bernama Rabi’ah Bin Ka’ab  Al-Aslamy. Riwayat Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslamy mengatakan:

” كُنْتُ أَبِيتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَأَتَيْتُهُ بِوَضُوئِهِ وَحَاجَتِهِ ، فَقَالَ لِي : سَلْ ، فَقُلْتُ : أَسْأَلُكَ مُرَافَقَتَكَ فِي الْجَنَّةِ ، قَالَ : أَوْ غَيْرَ ذَلِكَ ، قُلْتُ : هُوَ ذَاكَ ، قَالَ : فَأَعِنِّي عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ “. رواه مسلم في ” صحيحه“(489).

 

“Aku pernah bermalam bersama Rasulullah saw, lalu aku menyiapkan air wudhu` dan keperluan beliau. Beliau saw bersabda kepadaku: “Mintalah sesuatu”. Maka sayapun menjawab: “Aku memohon agar Engkau berkenan memberi petunjuk kepadaku tentang sebab-sebab agar aku bisa menemanimu di Surga”. Beliau menjawab: “Ada lagi selain itu?”. “Itu saja cukup ya Rasulullah”, jawabku. Maka Rasulullah bersabda: “Jika demikian, bantulah aku atas dirimu (untuk mewujudkan permohonanmu) dengan memperbanyak sujud (dalam shalat)‘” (HR. Muslim, no. 489).

Baca Juga:  Pentingnya Menjaga Hubungan Baik dengan Orang Tua dalam Islam

Dari kisah tersebut kita belajar bahwa, karena kecerdasan yang luar biasa Rabi’ah meminta agar dapat membersamai Rasulullah di Surga kelak. Padahal jika Rasulullah berdoa, doanya pasti akan diijabah oleh Allah SWT.

Tetapi mengapa Rabi’ah tidak meminta sesuatu yang sifatnya duniawi seperti harta yang banyak, rumah mewah, keturunan yang baik dan lain sebagainya? Jawabannya adalah karena Rabi’ah memiliki kecintaan yang besar kepada Allah dan Rasulullah.

Di dunia ini, ada dua jenis cinta yaitu cinta yang sifatnya fitrah dan cinta yang harus diperjuangkan. Cinta yang fitrah itu adalah cinta yang sudah ada sendirinya dalam diri manusia, seperti mencintai harta benda, kemewahan, lawan jenis, dan keluarga.

Tetapi ada cinta yang harus diperjuangkan dan tidak datang dengan sendirinya karena konsekuensinya adalah surga, seperti rasa cinta kepada Rasulullah.

Ada beberapa cara untuk memperjuangkan cinta kepada Rasulullah, yaitu:

  1. Mempelajari Sirah Rasulullah

Mempelajari Sirah Rasulullah adalah cara untuk mengenal kehidupan, perjuangan, dan ajaran-ajaran Rasulullah SAW.

Jika kita ingin belajar mencintai Rasulullah, maka kita harus tahu kisah hidupnya beliau. Semakin kita kenal Rasulullah maka semakin kita mudah untuk mencintai Rasulullah. Jika kenal saja tidak, bagaimana bisa cinta?

  1. Menjalankan sunah-sunah Rasulullah

Menjalankan sunah-sunah Rasulullah berarti mengamalkan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dalam perilaku kehidupan sehari-hari.

Semakin rajinnya kita dalam menjalankan sunnah Rasulullah, maka kita akan merasa semakin dekat dengan Rasulullah. Ada banyak sunnah Rasulullah yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Mengikuti jalan hidup Rasulullah
Baca Juga:  Perilaku Ghosob, Perbuatan Zalim yang ‘Mentradisi’ di Pesantren

Ketika kita sudah mempelajari sirah Rasulullah, maka selanjutnya adalah mempraktekkan bagaimana Rasulullah menjalani kehidupan ini.

Tentunya kehidupan rasulullah pasti selalu beramar ma’ruf nahi munkar, maka jalan hidup seperti itulah yang perlu kita contoh dan ikuti.

  1. Melawan hawa nafsu

Menahan hawa nafsu berarti menahan diri dari perilaku-perilaku tercela yang tidak diridhoi Allah SWT. Hal tersebut dapat menyulitkan kita untuk mendapatkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW.

Oleh karena itu, semakin kita mudah menahan hawa nafsu, maka akan semakin mudah kita untuk mencintai Rasulullah SAW.

  1. Senantiasa bersholawat kepada Rasulullah

Rasulullah mencintai umatnya yang bersholawat kepadanya. Dengan bersholawat, maka bukan hanya kita menanamkan rasa cinta kepada Rasulullah tetapi kita pun akan dicintai balik oleh Rasulullah SAW. Maa Syaa Allah. 

Nah itulah beberapa tips yang harus kita lakukan untuk memperjuangkan cinta kepada Rasulullah SAW.

Sobat, segitu cintanya Rasulullah kepada umatnya sampai di akhir hayatnya saja beliau menyebut, “ummati, ummati, ummati”. Rasulullah sangat khawatir sekali kepada umatnya, Rasulullah tidak mau ada satupun umatnya yang masuk ke neraka, Rasulullah tidak mau ada umatnya yang sampai berbuat maksiat.

Maka hari ini, jika kita masih mudah berbuat maksiat, masih lalai sama Allah dan Rasulullah, maka secara tidak langsung kita sedang menyakiti hati Rasulullah.

Jadi, jangan sampai kita melakukan hal tersebut. Marilah perbanyak melakukan kebaikan-kebaikan yang dapat meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW agar kelak kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir kelak. [] Siti Atikah

Baca Juga:  Ajaran Rasulullah tentang Cara Melunakkan Kerasnya Hati

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post