Amalan yang Perlu Dilakukan Supaya Tidak Disukai Jin

Amalan yang tidak disukai oleh jin
Gambar ilustrasi amalan yang tidak disukai oleh jin (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Seperti yang kita ketahui, bahwa kita hidup di dunia ini berdampingan dengan makhluk Allah yang lainnya, baik yang tampak maupun tidak tampak. Manusia dan jin misalnya. Dalam Riwayat hadis dari Ibnu Mas’ud yang dimarfu’kannya juga pernah disebutkan bahwa jin selalu membersamai manusia.

Rasulullah SAW bersabda;”Tidaklah ada seorang pun di antara kalian melainkan diwakilkan pendampingnya dari jin dan pendampingnya dari malaikat,” Orang-orang lalu bertanya, “Begitu pula terhadap diri engkau wahai Rasulullah?”, Beliau menjawab, “Benar. Tetapi Allah menolongku untuk menghadapinya. Jadi dia tidak menyuruhku kecuali kepada kebaikan.” (HR Muslim)

Bangsa jin memiliki kesamaan dengan manusia, yaitu sama-sama memiliki akal, pengetahuan, dan kemampuan untuk membedakan mana yang baik dan buruk. Jin juga diciptakan untuk menyembah kepada Allah swt..

Sebagai manusia kita harus berhati-hati terhadap keberadaan jin. Karena jin bisa saja menyukai sesuatu yang bukan dari golongan mereka. Dalam beberapa kasus, jin bisa menyukai manusia bahkan menikah dengan manusia.

Tanda kalau kita disukai oleh jin di antaranya yaitu susah tertidur di malam hari, kalaupun bisa tidur harus bersusah payah, sering merasa cemas dan terbangun di malam hari, mengalami mimpi buruk.

Jika kita sampai disukai atau bahkan dirasuki jin, maka akan sangat sulit untuk disembuhkan.

Beberapa amalan yang bisa kita amalkan supaya terhindar dari disukai jin, yaitu:

  1. Baca doa ketika membuka pakaian
Baca Juga:  Inilah yang Perlu Kalian Ketahui! Bagaimana Etika Bermedia Sosial Menurut Tuntunan Islam

Hal ini dikalkukan supaya jin tidak bisa melihat aurat kita. Setiap kita membuka baju maka kita membaca, سْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا إِلهَ إِلاَّ هُوَ (bismillahi ladzii laa illahu), artinya: “Dengan nama Allah yang tiada Tuhan selain Dia.”

  1. Baca doa ketika masuk kamar mandi

Karena Ketika kita membaca doa ketima masuk WC maka Allah akan membuat tabir pada diri kita sehingga jin tidak bisa melihat aurat atau tubuh kita. Doa masuk WC yaitu

اللّٰهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك من الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari godaan iblis Jantan dan betina.”

Selain membaca doa, Ketika di WC kita dianjurkan untuk tidak berkata apapun termasuk berbicara sendiri atau bahkan menyanyi. Karena jika kita berkata satu kata pun maka tabir yang melindungi diri kita akan terbuka dan jin bisa melihat aurat dan bermain-main dengan tubuh kita

  1. Hindari tidur dalam kondisi tidak berbusana

Jika kita hendak tidur, pastikan aurat antara pusar sampai lutut tertutup. Jika harus membuka aurat, pastikan saat membukanya disertai dengan membaca basmallah dan doa melepas pakaian seperti yang tertulis pada poin nomor 1.

Dari Abu Said al-Khudri ra., Rasulullah bersabda, “Tabir penutup antara pandangan mata jin dengan aurat bani Adam (manusia) adalah apabila seseorang melepas pakaiannya, dia membaca: bismillah.” (H.R. Ibnu Adi, at-Thabrani dalam Mu’jam al-Ausath al-Mathalib al-Aliyah, al-Hafidz Ibnu Hajar)

  1. Senantiasa berdzikir kepada Allah
Baca Juga:  Keutamaan Tidur Qailulah untuk Kesehatan

Berdzikir merupakan cara untuk mendekatkan dir kepada Allah. Dengan berdzikir, kita dapat memperkuat hubungan dengan Allah dan merasa lebih dekat dengan-Nya. Dengan begitu kita juga akan terlindungi dari berbagai godaan setan. Berdzikir juga dapat meningkatkan kualitas ibadah seseorang.

Seperti dzikir pagi dan petang, perlindungan yang Allah ajarkan supaya dijauhkan dari gangguan makhluk Allah yang lainnya, yang tampak maupun tidak tampak.

Sebelum tidur, kita juga dianjurkan untuk berdoa dan berdzikir terlebih dahulu sehingga kita mendapat perlindungan dan penjagaan dari Allah dari berbagai godaan setan. Karena saat kita tidur maka kita berada dalam kondisi yang paling lemah.

  1. Hindari segala macam maksiat

Meninggalkan dan menghindari maksiat termasuk bagian terpenting dalam menghindarkan diri dari disukai dan memndapat gangguan jin. Karena orang yang sering lupa terhadap Allah, rajin maksiat, akan lebih mudah untuk didekati oleh setan. Allah berfirman,

وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ

“Barangsiapa yang berpaling dari peringatan ar-Rahman (Al-Qur’an), kami adakan baginya setan (yang menyesatkan), maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.” (Q.S. Az-Zukhruf: 36). [] Alya Rosadiana

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyahh

Related Posts

Latest Post