Patut Diteladani! Ini Dia Cara Rasulullah SAW Menyeimbangkan Bekerja dan Beristirahat dalam Kehidupan Sehari-hari

Menyeimbangkan Bekerja dan Beristirahat Ala Rasulullah
Gambar Ilustrasi Menyeimbangkan Bekerja dan Beristirahat Ala Rasulullah (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Rasulullah Muhammad SAW adalah panutan bagi umat Islam dalam berbagai aspek kehidupan.

Salah satu hal yang patut dicontoh dari kehidupan beliau adalah cara beliau menyeimbangkan antara bekerja dan beristirahat.

Dalam buku yang berjudul “Sehat dan Bugar Cara Rasulullah SAW” karya Gamal Komandoko, penulis menemukan berbagai pelajaran yang patut kita teladani tentang bagaimana Rasulullah SAW menjalani kehidupan sehari-hari dengan keseimbangan antara bekerja dan beristirahat dengan baik. Berikut adalah beberapa cara Rasulullah SAW menyeimbangkan Bekerja dan Beristirahat dalam Kehidupan Sehari-hari

  1. Istirahat yang Berkualitas

Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya istirahat yang berkualitas. Beliau memahami bahwa bekerja tanpa istirahat yang cukup dapat menyebabkan kelelahan fisik dan mental yang berpotensi merugikan kesehatan.

Rasulullah SAW sering mengambil waktu untuk beristirahat, terutama di siang hari ketika matahari sedang panas terik.

Dalam Al-Qur’an surat Ar-Rum ayat 23 yang artinya:

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan”.

Dari penggalan terjemahan ayat di atas Allah SWT mengingatkan kita tentang tidur di waktu malam dan siang hari sebagai salah satu tanda kekuasaan-Nya.

Rasulullah SAW, sebagai utusan Allah, menjalani tidur dengan penuh kesadaran akan pentingnya istirahat.

  1. Bekerja dengan Giat dan Berkualitas
Baca Juga:  Pemaaf! Salah Satu Sifat yang Memberatkan Timbangan di Akhirat Kelak

Meskipun Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya istirahat, beliau juga menjadi suri tauladan yang baik dalam bekerja dengan giat dan berkualitas.

Beliau melakukan berbagai tugas sebagai nabi, pemimpin, dan pembawa pesan Allah dengan penuh dedikasi dan kegigihan. Beliau memberikan teladan bahwa pekerjaan harus dilakukan dengan niat yang baik dan dengan maksimal.

Rasulullah SAW juga mengajarkan pentingnya mencari sebagian dari karunia Allah SWT melalui usaha dan kerja keras. Hal ini patut kita teladani dengan bekerja dengan sungguh-sungguh dan tekun untuk mencapai tujuan kita, sambil tetap menjaga keseimbangan dengan waktu istirahat yang cukup.

  1. Menghargai Waktu

Rasulullah SAW sangat memahami pentingnya waktu. Beliau mengajarkan agar kita menghargai waktu dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan berproduktivitas.

Rasulullah SAW sering kali mengatur jadwalnya dengan cermat. Beliau menunjukkan bahwa waktu adalah aset berharga yang harus dimanfaatkan dengan baik.

Dalam bekerja, beliau berusaha sebaik mungkin untuk mencapai hasil yang optimal dalam waktu yang efisien.

Dalam artikel yang berjudul “The Sunnah of Prophet’s Time-Management Calls for a Purpose-Driven Life” menjelaskan bahwa Rasulullah SAW membagi waktu bangunnya menjadi tiga segmen setiap harinya.

Segmen pertama adalah untuk pengembangan spiritual, segmen kedua adalah untuk pekerjaan dan urusan dunia, dan segmen ketiga adalah untuk beristirahat dan bersantai.

Beliau juga sangat memperhatikan waktu dan selalu berusaha untuk memanfaatkannya dengan baik

Baca Juga:  Waspadalah! Ternyata Ini Alasan Rezeki Menjadi Seret

Dalam kehidupan saat ini, seringkali kita merasa sulit untuk menyeimbangkan antara bekerja dan beristirahat.

Kita seringkali terjebak dalam rutinitas yang padat dan tidak memiliki waktu untuk beristirahat dengan baik.

Namun, kita juga harus menyadari bahwa kesehatan tubuh dan kesehatan pikiran adalah hal yang sangat penting untuk mencapai tujuan hidup.

Untuk itu, kita dapat mengambil beberapa langkah untuk menyeimbangkan antara bekerja dan beristirahat sesuai tuntunan dari Rasulullah SAW.

Pertama, kita dapat mengatur jadwal kerja yang teratur dan membagi waktu dengan baik antara bekerja dan beristirahat.

Kedua, kita dapat mengambil waktu untuk berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya untuk menjaga kesehatan tubuh.

Ketiga, kita dapat mengambil waktu untuk melakukan aktivitas yang menyenangkal seperti membaca buku atau menonton film untuk melepas penat setelah bekerja keras.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan kita dapat mengambil manfaat dari contoh perilaku Rasulullah SAW menyeimbangkan bekerja dan beristirahat dalam kehidupan sehari-hari. [] M. Akiyasul Azkiya

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post