Adab dalam menuntut ilmu yang perlu kamu terapkan!

Menuntut Ilmu
Gambar ilustrasi menuntut ilmu (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org –  Dalam agama islam, kita sebagai umat muslim diwajibkan untuk menuntut ilmu. Diibaratkan selain mendapatkan ilmu, kita juga akan mendapatkan pahala.

Dalam menuntut ilmu tidak hanya ilmu agama saja, akan tetapi kita juga dituntut utuk belajar mengenai ilmupengetahuan umum. Rasululloh enganjurkan kita belajar dalam sebuah hadis yang diirwayatkan oleh Ibnu Majah.

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Artinya: “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim,”

Simak adab yang perlu kamu ketahui untuk menuntut ilmu

  1. Niat yang lurus

Dalam menuntut ilmu kita harus meluruskan niat. Niat yang baik adalah niat yang diperuntukkan kepada Allah untuk mencari Ridho.

Terkadang kita sering terlena dalam melakukan sesuatu, semisal kita mau belajar mengaji di masjid tetapi kita meniatkan itu untuk melihat guru ngajinya yang kebetulan ganteng. Tentu niat seperti itu sudah salah dan harus dibenarkan lagi.

Semisal seperti itu seharusnya cukup dengan guru tadi membuat kita bersemngat dalam belajar jangan kita mengaji karena mau melihat gurunya. Rasululloh saw, bersabda dalam sebuah hadis:

إنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ
إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إلَى مَا هَاجَرَ إلَيْهِ

Artinya: “Sebuah perbuatan dinilai berdasarkan motivasinya (niyyah), dan tiap orang mendapatkan apa yang diniatkan. Mereka yang hijrah karena Allah dan RasulNya maka Allah SWT dan Rasul Nya akan membalas orang tersebut, namun mereka yang hijrah karena hal yang bersifat duniawi atau wanita yang akan dinikahi maka dia akan mendapatkan hal tersebut.” (HR Bukhari dan Muslim).

  1. Pandai memilih guru, teman, serta keteguhan dalam menuntut ilmu
Baca Juga:  Menuntut Ilmu Itu Capek, Tapi Lebih Perihnya Kebodohan, Hikmah dari Imam Syafi'i

Dalam menuntut ilmu tentunya kita seharusnya memilih guru yang level kepintaranya diatas kita, jadi kita bisa mengambil ilmu baru yang dapat diperoleh.

Tidak ada tuntutan juga jika menuntut ilmu harus dengan orang yang lebih tua. Karen umur seseorang belum menentukan kepintaranya. Jadi benar benar carilah guru yang bisa mengajarkan kita ilmu yang baik, tidak menuntun pada jalan yang salah.

Dalam mencari teman juga perlu, karena secara tidak langsung teman emmang mempengaruhi kemauan atau semangat dalam mencari ilmu. Kita harus mencari teman yang tekun, jujur, sifat sehari harinya baik.

Dalam menuntuut ilmu kita tidak boleh bimbang, harus tegas dan tidak mudah tergoda. Semisal ngantuk saat kelas, itu harus kita lawan karena itu termasuk kemalasan dan tipu daya satan yang membuat kita tergoda untuk tidak belajar dan malahan tidur.

Perlu ditanamkan dihati, bagaimana niat kita dalam menuntut ilmu dan kunci utamnya adalah Ikhlas. Karena bagaimanapun kalua kita udah capek capek belajar tapimalah mengeluh tidak Ikhlas kan sama saja tidak berguna.

  1. Menghormati guru

Ini sangat penting, perlu kita perhatikan lagi bahwasanya kita harus menghormati guru yang sudah memberikan dan meluangkan waktunya untuk mengajari kita. Sebab tanpa ilmu tadi kita juga tidak tahu apa apa.

Menghormati guru itu mudah dan banyak caranya semisal, kita usahakan datang tepat waktu sebelum guru itu datang, mendengarkan dengan baik dan bertanya jika ada materi yang kurang dipahami, jangan duduk ditempat duduk milik gutu, tidak boleh menmbicarakan kejelekan guru kepada teman, atau siapapun, tidak boelh memotong ucapapan guru kecuali memang ada kepentingan.

  1. Tawakal kepada Allah
Baca Juga:  Perlu Diketahui! Inilah Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Tidur dalam Islam

Setelah kita berusaha mencari ilmu, Langkah selanjutnya adalah menyerahkan apapun hasilnya kepada Allah. Karena Allah yang sudah paham dan emngerti bagaimna hasil baik dan buruknya. Tidak lupa juga harus diimbangi dengan berdo’a. karena percuma jika kita usaha tapi tanpa diiringi doa juga kan menjadi kosong.

Itulah beberapa adab dalam menuntut ilmu yang perlu kita contoh. Tidak hanya itu, sebbenarnya masih banyak sekali adab yang perlu kita ketahui. Dalam menuntut ilmu kita tidak diperkenankan untuk sombong, dan harus memilik sifat wara’. Hendaknya saat belajar kita juga disunnahkan untuk berwudhu, menghadap kiblat, dan memperbanyak sholawat atas nabi. [] Berliana Salwa Auliya

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post