3 Tips Belajar Menurut Kitab Ta’limul Muta’alim Karya Syeikh Azarnuji

Kitab Ta'lim Muta'alim
Belajar kitab Ta'lim Muta'alim (Dok. Pribadi - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Menuntut Ilmu merupakan sebuah kewajiban untuk umat muslim baik muslim laki-laki maupun muslim perempuan.

Nah dalam menuntut Ilmu sendiri perlu adanya cara dan niat yang kuat untuk menguasai ilmu tersebut, cara ini bukan hanya digunakan untuk ilmu Agama saja, namun kita juga bisa menerapkannya untuk ilmu dunia.

Banyak cara-cara yang bisa kita gunakan dalam menuntut Ilmu, namun, disini saya akan merekomendasikan 3 cara saja yang dimana menurut saya ketiga cara ini mempunyai peran penting dalam menuntut Ilmu.

Berikut ini 3 cara saya kutip dari Kitab Ta’limul Muta’alim yang bisa kita terapkan dalam menuntut Ilmu;

  1. Selalu membawa buku dan pena

Sebagai seorang yang sedang menuntut ilmu (pelajar) tentu tidak boleh lepas dari buku dan pena,  buku dan pena bisa kita gunakan untuk mencatat ilmu yang telah kita peroleh dari guru dan juga bisa kita jadikan catatan ketika kita membutuhkannya.

Dalam kitab ta’limul muta’alim dijelaskan bahwasanya;

قيل : من حفظ فر و من كتب قر

Yang artinya; hafalan akan lari sedangkan tulisan akan tetap berdiri

Sebagai manusia tentunya tidak luput dari kata “lupa”, maka dari itu tulisan bisa dijadikan catatan dan pengingat untuk menimalisir kata “lupa” itu.

Bahkan Isham Bin Yusuf membeli pena dengan uang seharga satu Dirham untuk mencatat Ilmu, hal itu membuktikan bahwa ilmu dan pena saling berkaitan, yang artinya tidak bisa dipisahkan dalam proses pembelajaran.

  1. Belajar pada waktu malam hari
Baca Juga:  Kiat Menjadi Kawan Yang Baik Dalam Mencari Ilmu

Waktu malam merupakan waktu yang baik dan tepat untuk belajar, karena pada malam hari otak kita lebih fokus untuk bekerja.

seperti yang dikatakan oleh Yahya bin Muadz Ar-razi

الليل طويل فلا تقصره بمنامك، والنهار مضيئ فلا تكدره بآثامك.

Yang artinya; “ Malam itu panjang, jangan kau potong dengan tidur, dan siang itu bersinar cemerlang, maka jangan kau kotori dengan perbuatan dosa

  1. Mengambil Pelajaran Dari para sesepuh

Yang dimaksud sesepuh disini tentunya orang yang sudah menguasai suatu bidang llmu, kita bisa belajar dari beliau beliau yang memang sudah pakar dalam bidangnya. Kita bisa memanfaatkan Ilmu yang mereka punya dengan cara belajar bersama mereka.

Seperti yang dikatakan oleh Sayidina Ali R.A

قال على رضى الله عنه: إذا كنت فى أمر فكن فيه، وكفى بالإعراض عن علم الله خزيا وخسارا واستعذ بالله منه ليلا ونهارا.

Yang artinya : “Jikalau kamu menghadapi suatu perkara, maka tekunilah ia, berpaling dari ilmu Allah itu cukup membuat hina dan menyesal; mohonlah perlindungan Allah di waktu siang dan malam agar tidak melakukan hal diatas”. [] Nayla Syarifa

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post