almuhtada.org – Pernahkah kita merasa bahwa istirahat malam hanya sekadar rutinitas biologis tanpa makna? Seringkali, setelah lelah dengan agenda perkuliahan atau organisasi, kita menutup hari hanya dengan scrolling media sosial hingga tertidur. Padahal, Rasulullah telah memberikan amalan sebelum tidur yang tidak hanya menenangkan secara psikologis, tapi juga bernilai ibadah.
Berikut adalah 7 amalan sebelum tidur yang bisa kita transformasikan menjadi night routine yang produktif dan berkah:
- Mengambil Wudhu Sebelum Tidur
“Jika engkau hendak mendatangi tempat tidurmu, hendaklah engkau berwudhu seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu,” (HR. Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710). Wudhu sebelum tidur berfungsi sebagai pembersihan diri (secara lahir dan batin). Secara medis pun, air wudhu membantu merilekskan otot-otot yang tegang setelah seharian beraktivitas.
- Membaca Ayat Kursi
فَذَكَرَ الْحَدِيثَ فَقَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ ، وَلاَ يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ
Artinya: “Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta’ala dan syaitan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi,” (HR. Bukhari). Membaca Ayat Kursi adalah bentuk perlindungan terbaik. Rasulullah menjelaskan bahwa siapa pun yang membacanya sebelum tidur akan senantiasa dijaga oleh Allah dan tidak akan didekati setan hingga pagi hari. Ini adalah cara efektif untuk mendapatkan ketenangan batin (peace of mind).
- Membaca Tri Kul (Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas)
Rasulullah rutin membaca ketiga surat ini, meniupkannya ke telapak tangan, lalu mengusapkannya ke seluruh tubuh yang terjangkau. Praktik ini merupakan bentuk permohonan perlindungan dari segala gangguan yang bersifat kasat mata maupun tidak.
- Dzikir
Sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Aisyah R.A yang artinya: “Apabila kalian berdua hendak tidur, maka bertakbirlah kepada Allah sebanyak tiga puluh tiga kali, bertasbihlah sebanyak tiga puluh tiga kali, dan bertahmidlah sebanyak tiga puluh empat, dan ini semua lebih baik buat kalian berdua dari seorang pelayan” (Hadits Bukhari Nomor 5843).
Rasulullah senantiasa berdzikir sepanjang waktu dan mengingat kebesaran Allah, bahkan sebelum tidur pun, Rasulullah berdzikir dan memuji Allah.
- Rasulullah Menganjurkan Untuk Menunda Tidur Sebelum Waktu Isya
Pada penjelasan hadits yang diriwayatkan dari Abu Barzah, ”bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak suka tidur sebelum shalat Isya dan berbincang-bincang setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568 dan Muslim no. 647).
Amalan sebelum tidur Rasulullah yaitu menunda tidur sebelum waktu isya. Jika seseorang sudah tidur dahulu sebelum waktu Isya, dikhawatirkan tidak sempat mengerjakan shalat Isya atau terlewatkan ibadah wajibnya. Pada prinsipnya, Rasulullah menganjurkan amalan ini agar sahabat tidak melewatkan shalat Isya.
- Membersihkan Tempat Tidur
Berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, “Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan, ‘bismillah,’ karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi.” (HR. Bukhari no. 6320)
Rasullullah seringkali menganjurkan umatnya agar menjaga kebersihan di dalam berbagai aspek kehidupan. Begitupun saat tidur, Rasulullah menganjurkan umatnya agar menjaga kebersihan tempat tidur. Jika disesuaikan dengan kondisi pembahasan ini, kita harus membersihkan area tempat tidur kita supaya tetap bersih. Yuk, biasakan menjaga kebersihan sebelum kita tidur.
- Membaca Doa Tidur
Sebagaimana isi hadits, “Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Sufyan dari Abdul Malik bin Umair dari Rib’i dari Hudzaifah ia berkata, “Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ingin tidur, beliau membaca: “Allahumma bismika ahya wa bismika amut. (Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan mati).” Dan jika bangun beliau membaca: ‘’Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami akan kembali” (HR. Abu Dawud no. 5049)
Amalan sebelum tidur dari Rasulullah yang patut kita jalankan yaitu, membaca doa “Allahumma bismika ahya wa bismika amut.”. Harapannya, kita benar-benar menerapkan sunnah Rasulullah dan berserah diri kepada Allah dengan segala ketentuan-Nya. Sebagai hamba, dalam keadaan mau tidur pun kita hendaknya selalu mengingat Allah dan senantiasa sadar akan kembali kepada Allah. [Siti Fatimah]











