almuhtada.org – Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, terdapat satu malam yang sangat dinantikan, yakni malam Lailatul qadar. Malam yang kita kenal sebagai malam kemuliaan dan malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Adanya malam Lailatul qadar sebagai salah satu bentuk kasih sayang Allah Swt. kepada umat Rasulullah saw., yang usianya tidak selama usia umat nabi-nabi terdahulu.
Awal Mula Malam Lailatul qadar
Menurut sebuah riwayat, Rasulullah saw. berkumpul bersama sahabat dan bercerita mengenai kaum Bani Israil. Dahulu, ada seorang hamba Allah Swt. bernama Sam’un Al Ghazi. Oleh sebagian ulama, Sam’un Al Gazi dikatakan sebagai nabinya Bani Israil.
Sam’un Al Ghazi bisa beribadah secara totalitas selama 1000 bulan lamanya. Mendengar hal itu, para sahabat merasa cemburu, sebab usia umat Rasulullah saw. tidak selama itu, berbeda dengan umat nabi-nabi terdahulu.
Para sahabat menginginkan hal demikian, bisa beribadah lama. Oleh karena itu, Allah Swt. menurunkan surah Al-Qadar, yang secara khusus menerangkan tentang turunnya Al-Qur’an dan Lailatulqadar.
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ (١) وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ (٢) لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ (٣) تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ (٤) سَلٰمٌۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ(٥)
Artinya: Sesungguhnya kami telah menurunkan (Al-Qur’an) pada Lailatul qadar. Tahukah kamu apakah malam lailatulqadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat fan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar. (QS. Al-Qadr: 1-5)
Melalui ayat-ayat tersebut, Allah Swt. secara tersirat memberi tahu kepada nabi Muhammad saw. bahwa meskipun umatnya ditakdirkan memiliki usia yang pendek, Allah Swt. memberikan suatu malam yang dinamakan malam lailatul qadar. Malam yang ketika kita beramal, pahalanya lebih baik daripada orang yang beramal selama seribu bulan.
Keutamaan Malam Lailatul qadar
Malam Lailatul qadar memiliki banyak keutamaan, di antaranya sebagai berikut:
1. Diampuni Dosa yang Telah Lalu
Pada malam lailatul qadar dosa yang kita miliki diampuni. Sebagaimana dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: “Barang siapa yang mengerjakan ibadah pada malam Qadar dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka diampuni dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan, dengan iman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari no. 1901 dan Muslim no. 760)
2. Malam yang Penuh Berkah
Dikatakan sebagai malam yang berkah, karena pada malam lailatul qadar Allah Swt. menurunkan Al-Qur’an.
Dalam surah Ad-Dukhan, Allah Swt. berfirman:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ َ (٣)
Artinya: ”Sesunggguhnya kami menurunkannya (Al-Quran) pada malam yang diberkahi... (QS. Ad-Dukhan: 3)
3. Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Malam lailatul qadar merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Sebagaimana dijelaskan dalam surah Al-Qadr ayat 3.
Lailatul qadar adalah malam yang sangat istimewa dan banyak keutamaannya. Oleh karena itu, mari kita perbanyak ibadah dan amal shalih pada bulan ramadan ini, terutama pada sepuluh malam terakhir. Semoga kita dapat menghidupkan malam lailatul qadar dengan baik dan mendapatkan keutamaanya. [] Nayla Syarifa











