Pandangan Islam terhadap Penyimpangan Seksual LGBT

LGBT menurut islam
Gambar ilustrasi LGBT menurut islam (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Semua pasti sudah tidak asing lagi dengan LGBT. LGBT atau Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender merupakan komunitas individu yang memiliki orientasi seksual di luar norma heteroseksual atau penyimpangan terhadap orientasi seksual.

Apa itu LGBT?

  • Lesbian adalah istilah untuk perempuan yang berorientasi seksual terhadap perempuan lain.
  • Gay adalah istilah untuk laki-laki yang berorientasi seksual terhadap laki-laki lain.
  • Biseksual adalah ketertarikan seksual kepada laki-laki maupun perempuan.
  • Transgender adalah orang yang memiliki ketidaksamaan identitas gender terhadap jenis kelamin yang mereka lahirkan.

LGBT dapat terjadi karena lingkungan yang mereka tempati. Pengasuhan ibu yang dominan dan kurangnya gambaran laki-laki merupakan salah satu faktor.

Selain itu, pengaruh dari media sosial seperti menonton gambar atau video porno bisa menjadi pemicu LGBT terjadi.

Dalam islam, homoseksual atau penyuka sesama jenis merupakan hal yang hina dan sangat dibenci oleh Allah. Karena mereka menyalai kodrat yang mereka miliki dengan melakukan kegiatan menyimpang.

Contoh nyata dari adanya perilaku LGBT yaitu semasa zaman nabi Luth. Di mana hampir seluruh orang melakukan penyimpangan terhadap orientasi seksual. Mereka merupakan kaum penyuka sesama jenis.

Hingga pada akhirnya mereka diadzab Allah dengan dibaliknya bumi dan Allah datangkan hujan batu panas dari langit. Peristiwa ini juga dijelaskan dalam Al-Quran surat an-Nahl ayat 54-58.

Pelanggaran seksual dalam islam bukan hanya LGBT saja, namun juga ada zina, pemerkosaan, incest (persetubuhan dengan orang yang memiliki hubungan keluarga) dan menjimak binatang.

Baca Juga:  FOMO, Penyakit Remaja Masa Kini, Beginilah Pandangan Islam

Sanksi bagi pelaku penyimpangan seksual ini adalah hukuman mati, hal ini selaras dengan hadis nabi yang berbunyi,

Rasulullah SAW bersabda: ”dari Ibnu Abbas, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: ”Barang siapa menjumpai kalian orang yang melakukan perbuatan kaum Luth, maka bunuhlah orang yang mengerjakan dan orang yang dikerjai.” (H.R Ibnu Majah)

Berbeda dengan pandangan islam, menurut negara barat LGBT merupakan hak asasi manusia ynag harus dilindungi.

Bahkan mereka sudah berani terang-terangan menampakkan penyimpangan seksual tersebut. Mereka juga telah mendirikan sebuah organisasi perkumpulan, bahkan beberapa negara telah melegalkan dan memfasilitasi pernikahan sesama jenis seperti Jerman, Belanda, Spanyol, Prancis, Amerika Serikat, Thailand. Bahkan Thailand sudah dengan sangat berani membuat LGBT menjadi sebuah film atau drama.

Perbedaan pandangan ini didasarkan pada pemikiran yang berbeda dan bertolak belakang. Negara barat lebih menampakkan logika, ilmu pengetahuan ilmiah dan kebebasan.

Sedangkan islam bersumber langsung pada keimanan dan ketakwaan terhadap firman Allah dan sunnah Nabi yang memang melarang adanya hubungan sesama jenis.

Penanganan yang diberikan bagi pelaku LGBT dilakukan dengan mengetahui penyebabnya terlebih dahulu apakah berasal dari factor genetic, psikologis atau kultural.

LGBT dapat disebuhkan jika terdapat keinginan dan kesadaran penuh untuk sembuh dan keluar dari perilaku tersebut. Dukungan keluarga dan orang terdekat juga sangagt berpengaruh ketika ingin menjauhkan dili dari LGBT. [] Alya Rosadiana

Baca Juga:  Larangan Politik Identitas, Apakah Relevan dengan Ajaran Islam?

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post