Hakikatnya Sang Kyai : Bukan Hanya Seorang Pengajar Ilmu Untuk Para Santri Namun Juga Seorang Abah yang Menggantikan Sosok Ayah

Sosok Kyai yang Memiliki Peranan Penting dalam Islam
Gambar Ilustrasi Sosok Kyai yang Memiliki Peranan Penting dalam Islam (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Kyai merupakan sebutan untuk seorang yang memiliki dan memberikan pengajaran tentang ilmu agama terhadap masyarakat luas, khususnya agama Islam.

Peran Kyai sangat lah besar, baik untuk para pemuda, para penuntut ilmu, dan untuk bangsa dan negara. Kyai menyebarkan ilmu agama untuk membentuk karakter yang baik dari seorang santri, santri pejuang penerus pahlawan bangsa.

Pada zaman dahulu santri tak melulu diajarkan ilmu agama, namun juga diajarkan untuk turut memperjuangkan kemerdekaan di masa kolonial. Tak sedikit tokoh Kyai pada masa kolonial yang ditangkap penjajah karena menyeru untuk kemerdekaan Tanah Air Tercinta.

Karakter seorang santri yang terbentuk menjadi seorang diri atau hamba yang baik tak pernah luput oleh pengajaran Kyai.

Santri diajarkan untuk menjadi pemuda Islami yang taat akan perintah Allah subhanahu wata’ala, takdzim terhadap orang tua, juga memperjuangkan Tanah Air Tercinta.

Lebih dari seorang pengajar, seorang Kyai juga menggantikan sosok orang tua ketika seorang santri telah masuk dalam sebuah pesantren.

Bukan hanya tentang pengajaran ilmu yang didapat di pesantren, namun hidup untuk menuntut ilmu bersama santri lain menjadi tanggung jawab seorang Kyai.

Seorang Kyai menggantikan peran Ayah, sehingga para santri biasanya menyebutnya dengan  Abah. Takdzim nya seorang santri terhadap Kyai merupakan salah satu bentuk menghargai dan memuliakan ilmu, karena Kyai merupakan orang yang memiliki ilmu atau pengetahuan lebih mengenai agama.

Baca Juga:  Kisah Cinta Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Azzahrah

Adapun dalil bahwasanya Islam dianjurkan untuk menghargai dan menuntut ilmu, dalam hadist rasulullah SAW besabda:

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَهَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ

Artinya: Barang siapa menginginkan kebaikan di dunia ini, hendaklah ia mencapainya dengan ilmu. Barang siapa menginginkan kebaikan di akhirat, maka ia harus mencapainya dengan ilmu. Dan barang siapa menginginkan keduanya, hendaklah mencari ilmu (H.R. Thabrani).

Bait santri untuk Kyai:

“Tanpa Engkau Kami Tak Mengenal Cinta”

(Manisnya iman tak akan terasa tanpa andilnya seorang Kyai yang selalu mengarahkan santrinya pada jalan kebenaran).

Demikianlah sedikit penjelasan mengenai figur seorang Kyai, semoga bermanfaat dan semoga kita sebagai santri dapat memperoleh berkah Allah dengan mengabdi pada Kyai. [] Rosi Daruniah

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post