Berharap Aktivitas Kita Diberkahi, Berikut Mujahadah Sebelum Subuh yang Bisa Diamalkan Setiap Muslim

Mujahadah sebelum Subuh yang dilakukan oleh para santri
Mujahadah sebelum Subuh yang dilakukan oleh para santri (Dok. Pribadi - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Setiap orang pastinya memiliki beragam aktivitas atau kegiatan setiap harinya. Aktivitas tersebut mulai dari bekerja, berdagang, bersekolah, berkuliah, bermain, dan lain sebagainya. Apapun jenis aktivitas yang dijalani, pada akhirnya akan menguras tenaga dan pikiran kita yang menimbulkan rasa capek dan letih.

Sebagai seorang muslim, tentunya aktivitas yang diharapkan bisa memberikan dampak yang positif dan bermanfaat dalam menjalaninya. Untuk itu, agama Islam sangat menganjurkan kita untuk berdoa ataupun berdzikir sebelum memulai aktivitas di pagi hari.

Dalam berdoa ataupun berdzikir, kita selalu memanjatkan permohonan agar segala kegiatan kita sepanjang hari tersebut menuai hasil yang sesuai, bermanfaat, dan diberkahi oleh Allah SWT.

Segala usaha (ikhtiar) yang diawali dengan doa akan menjadikan aktivitas kita lebih terasa enjoy dan bersemangat dalam menjalaninya secara maksimal dan optimal. Setelah berdoa dan beriktiar, semua apa yang kita telah upayakan sebelumnya agar hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT.

Kegiatan berdoa maupun berdzikir dapat dilakukan melalui beberapa cara, salah satunya yaitu mujahadah. Secara bahasa, mujahadah berarti bersungguh-sungguh. Sedangkan secara istilah, mujahadah dapat dipahami secara umum sebagai perbuatan dengan bersungguh-sungguh dalam memerangi hawa nafsu atau mujahadah an-nafsi.

Mujahadah berguna agar kita senantiasa mengingat keagungan Allah SWT baik didalam hati maupun diungkapkan secara lisan. Mujahadah dapat dilakukan dengan berzikir serta dipungkasi doa-doa kita didalamnya.

Baca Juga:  Jangan Bersedih, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan Perempuan di Bulan Dzujhijjah Ketika Sedang Haid!

Selain bernilai ibadah, mujahadah bermanfaat dalam mengontrol diri kita dari segala penyakit atau kegundahan hati sehingga tercipta rasa aman, nyaman, dan tentram dalam melakoni kegiatan setiap harinya.

Seorang Muslim dapat mengamalkan mujahadah setiap hari, terlebih sebelum waktu sholat Subuh (waktu sahara). Waktu sahara berkisar kurang lebih 15 sampai 20 menit sebelum adzan Subuh berkumandang. Waktu sahara memiliki keutamaan besar jika seorang muslim berniat menghidupkan waktu malam tersebut.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, waktu sahara merupakan waktu mustajabah untuk berdoa. Allah SWT bakal mengabulkan doa-doa para hambanya yang berdoa di waktu Sahara tersebut. Doa dan dzikir yang kita panjatkan dalam mujahadah diharapkan menambah rasa semangat dan optimisme kita dalam beraktivitas pada pagi harinya.

Terlebih pada amalan mujahadah tersebut kita barengi dengan sholat Tahajud, sholat qobliyah Subuh, Sholat Subuh berjamaah, dan diakhiri dengan mengaji Al-Qur’an. Amalan mujahadah sangat banyak dan beragam jenisnya yang tentunya masih sesuai koridor dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Saw.

Berikut amalan mujahadah sebelum Subuh yang telah diterapkan di Pondok Pesantren Al-Falah Kalinyamatan Jepara.

# مَوْلَانَا يَا مَوْلَانَا يَاسَامِعُ دُعَانَا # بِحُرْمَةِ سَيِّدِنَا تَقَبَّلْ دُعَانَا (٣×)

Artinya : “Wahai Tuhan kami, wahai Tuhan kami, wahai Yang Mendengar doa kami # Dengan kemuliaan Nabi Muhammad, terimalah doa kami.” (3 kali)

# مَوْلَانَا يَا مَوْلَانَا يَاسَامِعُ دُعَانَا # بِرَحْمَتِكَ يَارَبِّیْ لَاتَقْطَعٰ رَجَانَا (٣×)

Baca Juga:  Amalan Sunah di Bulan Rabiul Awal

Artinya : “Wahai Tuhan kami, wahai Tuhan kami, wahai Yang Mendengar doa kami # Dengan rahmat-Mu Ya Robbi, janganlah Engkau putuskan harapan kami.” (3 kali)

# مَوْلَانَا يَا مَوْلَانَا يَاسَامِعُ دُعَانَا  # بِحُرْمَةِ مُحَمَّدٍ بَلِّغْنَا مُنَانَا (٣×)

Artinya : “Wahai Tuhan kami, wahai Tuhan kami, wahai Yang Mendengar doa kami # Dengan rahmat Nabi Muhammad, sampaikanlah kami kepada cita cita kami.” (3 kali)

Doa

اللَّهُمَّ أَغْنِنِي بِالْعِلْمِ وَزَيِّنِّيْ بِالْحِلْمِ وَأَكْرِمْنِيْ بِالتَّقْوٰى وَجَمِّلْنِيْ بِالْعَافِيَةِ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (٣×) #

Artinya : “Ya Allah, kayakanlah aku dengan ilmu, hiasilah diriku dengan sifat lemah lembut, muliakanlah aku dengan ketaqwaan, dan cantikkanlah aku dengan kesehatan. Wahai dzat Yang Maha Pengasih”.

# اللَّهُمَّ نَوِّرْ قَلْبِيْ بِنُوْرِ هِدَيَتِكَ كَمَا نَوَّرْتَ الْأَرٰضَ بِنُوْرِ شَمْسِكَ أَبَدًا أَبَدًا بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (٣×)

Artinya : “Ya Allah, terangilah hati kami dengan cahaya petunjuk-Mu, sebagaimana telah Engkau terangi bumi ini dengan cahaya matahari-Mu selamanya dengan rahmat-Mu. Wahai dzat Yang Maha Pengasih”.

# اللَّهُمَّ نَوِّرْ قَلْبِيْ بِنُوْرِ مَعْرِفَتِكَ كَمَا نَوَّرْتَ الْأَرٰضَ بِنُوْرِ شَمْسِكَ أَبَدًا أَبَدًا بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (٣×)

Artinya : “Ya Allah, terangilah hati kami dengan cahaya makrifat-Mu, sebagaimana telah kau terangi bumi ini dengan cahaya matahari-Mu selamanya dengan rahmat-Mu. Wahai dzat Yang Maha Pengasih”.

Berikut lafal mujahadah beserta doanya yang bisa rutin dilakukan setiap hari sebelum waktu sholat Subuh tiba. Semoga bermanfaat dan barokah bagi kehidupan kita sehari-hari dalam memperoleh ridho Allah SWT. [] Mohammad Fattahul Alim

Baca Juga:  Muslim Wajib Tahu! Ini Dia 5 Waktu Do’a yang Mustajab

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post