Wanita Kebanggaan Islam: Asma Binti Yazid Al-Anshariyah

Meneladani Perjuangan Asma Binti Yazid Al-Anshariyah
Gambar Ilustrasi Meneladani Perjuangan Asma Binti Yazid Al-Anshariyah

Almuhtada.org – Umar Ahmad ar-Rawi dalam bukunya yang berjudul Wanita-Wanita Kebanggaan Islam mengatakan bahwa, “Siapa yang mau mengamati sejarah Islam dan perikehidupan para sahabat wanita yang sholehah dan utama, pasti akan mendapati banyak pelajaran dan keteladanan yang inspiratif”.

Pada permulaan dakwah Islam, ada banyak muslimah yang berjuang dan membela Rasulullah SAW dalam berdakwah guna menyebarluaskan akidah Islam yang agung.

Salah satunya adalah Asma Binti Yazid Al-Anshariyah yang menjadi duta kaum wanita Arab untuk menemui Rasulullah SAW.

Asma Binti Yazid Al-Anshariyah dengan keberaniannya mampu memberikan pertanyaan luar biasa kepada Rasulullah SAW yang tengah berada di antara sahabat-sahabatnya.

Pada Buku Wanita-Wanita Kebanggaan Islam karya Umar Ahmad ar-Rawi telah dijelaskan bahwa Asma Binti Yazid Al-Anshariyah memilki keberanian yang tinggi dan semangat luar biasa untuk berbuat kebajikan.

Wanita ini pernah menanyakan sesuatu kepada Rasulullah SAW dan atas pertanyaannya itu Asma mendapatkan pujian dari Rasulullah SAW.

Tahukah Anda apa yang menjadi pertanyaan wanita tersebut hingga memperoleh pujian dari Rasulullah SAW?

Yuk kita sama-sama memahami apa yang menjadi pertanyaan duta kaum wanita ini kepada Rasulullah SAW!

“Ayah dan Ibuku menjadi tebusan Anda, wahai Rasulullah!”.

“Aku adalah duta kaum wanita yang ditugaskan menemui Anda. Sesungguhnya Allah Ta’ala mengutus Anda kepada seluruh kaum laki-laki dan kaum wanita, lalu kami beriman kepada Anda dan juga kepada Tuhan Anda”.

Baca Juga:  Kisah Haru Sahabat Nabi yang Mampu Membuat Rasulullah SAW Menangis

“Kami golongan kaum wanita hanya cukup menjadi tiang-tiang rumah tangga kalian kaum laki-laki, menjadi pelampias nafsu-nafsu kalian, dan mengandung anak-anak kalian”.

“Akan tetapi kalian kaum laki-laki memiliki kebebasan atas kami, karena kalian bebas berkumpul, melakukan shalat jamaah, menjenguk orang sakit, melayat jenazah, dan pergi haji berkali-kali”.

“Lebih dari itu kalian juga bisa berjihad pada jalan Allah”.

“Ketika salah seorang kalian pergi untuk beribadah haji atau umrah atau berjihad, kamilah yang menjaga harta-harta kalian, yang memintal pakaian-pakian kalian dan yang mengasuh anak-anak kalian”.

“Apakah kami tidak boleh bersekutu dengan kalian dalam hal kebajikan dan pahala?”.

Ya, itulah pertanyaan duta kaum wanita arab yang ditujukan kepada Rasulullah SAW.

Setelah mendengar apa yang disampaikan oleh Asma Binti Yazid Al-Anshariyah, Rasulullah SAW bersabda, “Ketahuilah dan tolong sampaikan kepada wanita-wanita yang lain bahwa apabila seorang istri berlaku baik kepada suaminya, selalu mencari keridhaannya, dan menurutinya, pahalanya sebanding dengan semua itu”.

Jika kita mencoba untuk memahami pertanyaan dari  Duta Kaum Wanita Arab itu terlihat jelas bahwa ia adalah wanita yang pemberani dan memiliki semangat tinggi dalam berbuat kebajikan.

Semoga adanya cerita singkat Asma Binti Yazid Al-Anshariyah yang mengutip dari Buku Wanita-Wanita Kebanggaan Islam karya Umar Ahmad ar-Rawi ini memberikan semangat baru kepada kita untuk berbuat kebaikan. [] Raudhatul Jannah

Baca Juga:  Mengenal Lebih Dekat dengan Imam Syafi’i dan Rahasia Kejeniusanya

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post