Lailatul Qadar: Satu Malam Seribu Kemulian

Ilustrasi Suasana Malam yang Tenang (Printerest.com- almuhtada.org)

almuhtada org – Lailatul Qadar merupakan malam yang paling Istimewa di bulan Ramadhan. Malam ini dikenal dengan sebutan malam yang lebih baik dari seribu bulan karen ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai pahala yang berlipat ganda.

Keutamaan tersebut menjadikan Lailatul Qadar sebagai momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam. Keagungan Lailatul Qadar juga ditegaskan dalam Al-Qur,an, khususnya Surah Al-Qadr ayat 1-5.

Dalam surah tersebut dijelaskan bahwa Lailatul Qadar adalh malam penuh keberkahan, malam turunnya para malaikat dan ruh Jibril dengan izin Allah SWT, dan dipenuhi dengan keberkahan hingga terbit fajar.

Amalan yang Dapat dilakukan

Untuk amalan yang dapat kita lakukan selama bulan Ramadhan dan juga untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar seperti:

1. Beritikaf

Pada 10 hari terakhir Ramadhan alangkah baiknya meluangkan waktu kita untuk beritikaf guna beribadah, dan mendekatkan diri pada Allah.

2. Sholat Malam

Rasulullah SAW bersabda: “ Barang siapa yang mengerjakan sholat malam pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan, mengharapkan ridho Allah, maka dosa-dosanya terdahulu terhapus” ( HR. Bukhari)

3. Tadarus Al-Qur’an

Alangkah baiknya kita memperbanyak membaca Al-Qur’an karena pahala yang dilipat gandakan, mendapat syafaat, dan juga menenangkan hati.

4. Dengan Berdzikir, Beersedekah, dan Berdoa

Dimalam dan bulan yang Istimewa merupakan kesempatan bagi kita maka, sudah sepatutnya kita memanfaatkan dengan hal-hal yang baik

Baca Juga:  Misteri Keberadaan Gunung Qaaf, Gunung Penuh Batu Zamrud

Waktu Terjadinya Lailatul Qadar

Menurut beberapa hadis, disebutkan tanda-tanda Lailatul Qadar diantaranya suasana malam yang tenang, tidak ada angin kencang, hawa yang sejuk, dan langit yang cerah. Salah satu keistimewaan bulan ini adalah dirahasiakannya waktu yang pasti. Namun, dalam sebuah hadis,

Rasulullah bersabda: “Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kemudian para ulama juga melakukan sebuah tasykhish yang mana metode memprediksi jatuhnya malam Lailatul Qadar berdasarkan hari pertama dimulainya bulan Ramadhan yang termuat dalam kitab I’anatut Thalibin :

1. Ramadhan dimulai hari Ahad atau Rabu: maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke 29

2. Ramadhan dimulai hari Selasa atau Jum’at: maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke 27

3. Ramadhan dimulai hari Kamis : maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke 25

4. Ramadhan dimulai hari Sabtu: maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke 23

Kaidah ini juga bukanlah sebuah kepastian syariat yang mutlak, karena sesungguhnya hanya Allah yang maha mengetahui dan mengatur setiap halnya.

Maka, selama bulan Ramadhan ini mari kita tingkatkan segala amal dan ibadah kita, Semoga kita merupakan orang yang mendapatkan dan menghidupkan malam Lailatul Qadar. [] Nisrina Zalfa Sadidah

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Posts

Latest Post