Mengenal Apa itu Ruh dalam Perspektif Islam

sayap-sayap dengan mahkota diatasnya menggambarkan bentuk tak kasat mata (sumber: freepik. com) .

almuhtada.org – Menurut bahasa ruh berasal dari kata Ar-riyah yang artinya angin. Menurut istilah ruh adalah zat yang memberi unsur hidup pada jasad sehingga ketika menyatu dengan jasad tercipta hawa nafsu pada manusia.

Ruh tercipta lama sebelum jasad dalam QS Al-Araf ayat 172 Allah Swt. bersabda

وَاِذْ اَخَذَ رَبُّكَ مِنْۢ بَنِيْٓ اٰدَمَ مِنْ ظُهُوْرِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَاَشْهَدَهُمْ عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْۚ اَلَسْتُ بِرَبِّكُمْۗ قَالُوْا بَلٰىۛ شَهِدْنَاۛ اَنْ تَقُوْلُوْا يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اِنَّا كُنَّا عَنْ هٰذَا غٰفِلِيْنَۙ

Artinya : (Ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari tulang punggung anak cucu Adam, keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksiannya terhadap diri mereka sendiri (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.” (Kami melakukannya) agar pada hari Kiamat kamu (tidak) mengatakan, “Sesungguhnya kami lengah terhadap hal ini,”

Ayat tersebut menjelaskan bahwa sebelum ruh manusia itu disatukan dengan jasad, mereka sudah ditampakan kehidupannya di dunia, dan mereka telah sepakat bahwa Allah adalah satu-satunya tuhan yang patut disembah.

Ruh tercipta dialam luhut, kemudian ditiupkan ke jasad manusia saat berusia 120 hari dalam kandungan. Dalam prosesnya ketika 40 hari dalam kandungan, terciptalah segumpal darah. 40 hari selanjutnya terciptalah segumpal daging. 40 hari selanjutnya terciptalah daging yang bertulang. Hingga tiba ditiupkan ruh padanya dan terciptalah hawa nafsu manusia. Sebelum disatukan ruh dengan jasad maka hawa nafsu berupa keinginan-keinginan manusia belum terbentuk. Hal ini sejalan dengan hadis riwayat bukhari dan muslim berikut:

Baca Juga:  Mengapa Celak Disunnahkan dalam islam?

“Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari berupa nutfah, kemudian menjadi ‘alaqah selama itu pula, kemudian menjadi mudhghah selama itu pula. Kemudian diutuslah malaikat lalu ditiupkan ruh ke dalamnya”

(HR. Bukhari no. 3208 dan Muslim no. 2643)

Lalu kemana pergi ruh setelah manusia meninggal? Jika ada yang mengatakan bahwa ruh akan berada disekeliling rumah selama 40 hari, maka itu adalah pemikiran yang salah.

Jika manusia beramal soleh saat di dunia, maka ruh nya akan berada di alam barzakh yang penuh dengan kenikmatan. Sebaliknya jika manusia selama hidupnya tidak beriman kepada allah dan tidak menunaikan perintahnya maka ruhnya berada pada alam barzakh yang sempit dan menyiksa.

Seperti yang sudah sering dibahas, ketika ruh dipisahkan dari jasad maka sakitnya luar biasa. Diceritakan oleh ustad Abdul Somad ketika jasad ditanya bagaimana rasanya ketika ruhnya di cabut maka jasad itu menjawab, rasanya seperti kambing dikuliti hidup-hidup, yang lain menjawab, rasanya seperti ditebas pedang ditempat yang sama berkali-kali.

Wallahualam semoga kita diringankan rasa sakitnya ketika sakaratul maut, dan semoga kita mendapat alam barzakh yang luas dan penuh kenikmatan. Oleh karena itu berusalah menjadi lebih baik dari sekarang. Allah maha pengampun lagi maha penyayang. []Nathasya Putri Ratu

 

Baca Juga:  Inilah 4 orang yang tidak akan disentuh Api Neraka!

 

 

 

 

 

 

Related Posts

Latest Post