Ketika Ciptaan Allah yang “Merugikan” Justru Mengajarkan Banyak Hal

Salah satu ciptaan Allah Swt. yang dianggap merugikan (freepik.com-almuhtada.org)

Al-Muhtada.org. Segala sesuatu yang Allah Swt. ciptakan pasti ada hikmah dan berkahnya.

Tidak ada satupun ciptaan-Nya yang sia-sia.

Tugas manusia adalah menggali apa yang perlu diketahui, dimanfaatkan, dan dikembangkan dari ciptaan Allah Swt. Sebagaimana yang disebutkan dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 29 :

وَ ٱلَّذِى خَلَقَ لَكُم مَّا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ ٱسْتَوَىٰٓ إِلَى ٱلسَّمَآءِ فَسَوَّىٰهُنَّ سَبْعَ سَمَٰوَٰتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

Artinya : “Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu“(Q.S. Al-Baqarah : 29).

Ayat di atas menjelaskan bahwa Allah Swt. adalah  satu-satunya dzat yang telah menciptakan segala yang ada di muka bumi ini bagi manusia dan dapat dimanfaatkan, Dia berkehendak menciptakan langit dan menjadikannya tujuh lapisan.

Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Dan pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu.

Akan tetapi, pada kenyataannya, masih banyak dari kita yang bermalas-malasan belajar, bekerja, dan mengembangkan apa yang ada di bumi ini.

Sebagai generasi modern yang hidup di era teknologi maju, kita terlampau sering dimanjakan akan suatu hal.

Kita menjadi generasi pemalas yang suka mengandalkan teknologi.

Alih-alih mengeksplorasi atau menciptakan inovasi, kita lebih sering mengonsumsi.

Padahal, masih banyak peluang dan potensi di dunia ini yang bisa dikembangkan.

Baca Juga:  Pilu di Palu

Cobalah kita merefleksi diri, sudahkah kita bersyukur dan memanfaatkan semua yang ada di sekitar kita dengan baik?

Terkadang, tanpa sadar, kita merendahkan ciptaan Allah Swt. dengan menganggapnya tidak bermanfaat atau bahkan merugikan.

Misalnya, kita bergidik ngeri melihat kecoa dan tikus menyatu dengan tumpukan sampah, kita mengumpat karena gigitan nyamuk yang membekas di kulit, atau kesal ketika ketombe membuat rambut gatal kita, dan masih banyak lagi contoh ciptaan Allah yang tanpa sadar membuat kita merasa dirugikan.

Coba pahami dengan sungguh-sungguh apa yang ada di sekitar kita.

Ciptaan Allah Swt. yang kerap kita anggap merugikan, justru dapat memberikan pelajaran dan manfaat.

Contoh-contoh yang disebutkan di atas, sebenarnya punya hikmah yang bisa kita ambil.

Kecoa dan tikus yang berada di tempat sampah mengajarkan kita akan pentingnya kebersihan.

Betapa besarnya peluang penyakit yang bisa menjangkit manusia apabila berada di lingkungan kotor seperti itu.

Dari sini pula, lahir berbagai inovasi produk kebersihan dan pengusir hama yang menjadi ladang rezeki manusia.

Tempat kotor akan mengundang nyamuk yang juga merugikan dan bermanfaat bagi manusia.

Sama halnya dengan ketombe yang mengganggu kenyamanan diri.

Seandainya Allah Swt. tidak menciptakan ketombe, mungkin tidak akan ada perusahaan sampo dan berbagai produk perawatannya.

Ciptaan Allah Swt. punya banyak hikmah yang bisa kita ambil dari berbagai bidang yang berbeda.

Baca Juga:  Siapa Orang yang paling di cintai Allah? Ini jawabannya!

Semua tergantung manusianya, apakah dia bisa mengeksplorasi, memanfaatkan, dan mengembangkan ciptaan Allah tersebut.

Sudah seharusnya kita pandai-pandai bersyukur, belajar, dan berusaha untuk memanfaatkan apa yang Allah Swt. ciptakan. [ ] Nihayatur Rif’ah

Related Posts

Latest Post