Mengenal Sunnah di Waktu Berbuka

Gambar orang-orang yang berebut kurma untuk berbuka. (www.freepik.com-almuhtada.org)

almuhtada.org – Setelah berpuasa di hari yang panjang, berbuka adalah waktu yang sangat menggembirakan. Bagaimana tidak, setelah seharian penuh menahan lapar dan haus tentu berbuka adalah penyempurnanya. Pada bulan mulia ini, kita akan bersama membahas adab yang disunahkan ketika berbuka puasa.

Sebelum itu perlu diketahui terlebih dahulu manfaat dari puasa. Rasulullah Saw bersabda, “Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah itu lebih wangi daripada misik. Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagian, ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya” (HR. Bukhari No.1904 dan HR. Muslim No. 1151).

Lalu, agar momen puasa semakin sempurna maka, perlulah kita mengenal adab-adab dalam berbuka puasa:

  1. Disunnahkan menyegerakan berbuka

Jika telah didapati matahari tenggelam maka seorang muslim dianjurkan untuk segera berbuka. Hal ini sejalan dengan Hadis Rasulullah Muhammad Saw yang berarti, “Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka” (HR. Ibnu Majah, disahihkan Al-Albani dalam Sahih Ibnu Majah).

  1. Berbuka dengan ruthab (kurma basah)

Kita sering mendengar bahwa berbuka dengan kurma dalam jumlah ganjil adalah bagian dari sunnah puasa. Ternyata ada beberapa pilihan menu berbuka yang dianjurkan. Pilihan pertama yang dianjurkan adalah ruthab (kurma basah). Jika tidak ada, maka boleh dengan tamr (kurma kering). Lalu jika tidak ada, boleh dengan beberapa teguk air putih.

Baca Juga:  Cinta Sejati atau Cinta Singgah? Yuk kenali pilihan pendamping hidup!!

Kemudian, perhatikan ketika berbuka menjumpai kurma dan air. Maka, dahulukanlah kurma terlebih dahulu baru meminum airnya. Adapun adab memakan kurma hendaknya mengeluarkan bijinya di punggung dari dua jari. Maksud dari dua jari di sini adalah jari tengah dan jari telunjuk. Tujuannya adalah agar tangan bersih dari kotoran dan bekas mulut ketika mengambil kurma selanjutnya.

  1. Membaca doa berbuka puasa

Hendaknya seorang muslim memperhatikan amal puasanya, dan mengakhirinya dengan doa. Seperti yang teman-teman tahu, banyak sekali tayangan di tv maupun HP kita yang sering disetelkan bunyi doa buka puasa. Nah, dari situ mari kita praktikkan dan biasakan  dalam kehidupan di Bulan Ramadan ini.

  1. Memperbanyak doa ketika berbuka puasa

Ternyata waktu berbuka adalah waktu yang mustajab untuk berdoa, baik sebelum maupun sesudah berbuka. Dalam sebuah Hadis Riwayat Tirmidzi dijelaskan bahwa ada tiga doa yang tidak tertolak. Tiga doa yang dimaksud adalah doa orang yang berpuasa hingga berbuka. Kemudian, doa pemimpin yang adil dan terakhir, doa orang yang terdzalimi.

Demikian adalah beberapa sunnah dalam berbuka, semoga tulisan ini membawa manfaat untuk kita semua. [] Lailia Lutfi Fathin

 

 

Related Posts

Latest Post