Memaknai Perjalanan Spiritual dalam Nikmatnya Ibadah Shalat

kenikmatan dalam shalat
Gambar ilustrasi kenikmatan dalam shalat (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Apakah kamu pernah melakukan sebuah perjalanan spiritual? Kamu baru mendengar istilah perjalanan spiritual?

Bagaimana kita bisa menikmati ibadah shalat sebagai suatu perjalanan spiritual bermakna.

Perjalanan spiritual dimaknai sebagai suatu perjalann panjang yang berkelanjutan. Di dalam konteks individu sebagai pelaku dalam perjalanan spiritual bermakna;

Individu dalam perjalanan spiritual ini, akan mengoksplorasi. Juga mengembangkan aspek-aspek dalam kehidupannya menjadi lebih bermakna.

Ibadah shalat dapat disebut juga sebagai suatu perjalanan spiritual seorang Muslim. Melalui ibadah shalat, seorang hamba bisa merasakan kedekatan dengan sang Pencipta.

Di dalam ibadah shalat adalah pembuktian bahwa segala sesuatu di alam semesta. Tunduk dan dalam pemeliharaan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

Di dalam serangkaian pelaksanaan ibadah shalat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh. Juga dengan pemaknaan disetiap bacaan di dalamnya.

Maka, seorang hamba akan mampu merasakan kenikmatan dalam perjalanan spiritualnya. Melalui nikmatnya dalam ibadah shalat yang dilakukan.

Apa saja bentuk kenikmatan dalam shalat?

  1. Ketenangan dan kekhusyukkan beribadah
  2. Memiliki emosi yang stabil dan ter control
  3. Merasakan kenikmatannya dalam bentuk rasa bahagia dan rasa cukup
  4. Memperkuat hubungan dan keyakinan kepada Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa
  5. Meningkatkan kualitas hidup

Selain itu, dalam proses dan dzikir-dzikir yang terkandung dalam shalat.Merupakan pengharapan, doa seorang hamba dan janji juga peringatan Tuhan.

Memaknai perjalanan spiritual dimulai dengan memperbaiki ibadah shalat.Agar bisa diperoleh kenikmatan dan Rahmat-Nya. Aamiin ya rabbal alamin. [] Khasiatun Amaliyah

Baca Juga:  A’raf: A Place Besides Heaven And Hell Afterlife, Who Is The Inhabitants?

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post