Kamu Perlu Hati-Hati, 6 Hal Ini Bisa Menjadi Penyebab dari Penyakit Hati

Penyakit hati yang timbul akibat berbagai hal
Gambar ilustrasi penyakit hati yang timbul akibat berbagai hal (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Dalam pandangan islam, penyakit hati dikenal juga sebagai marad. Marad atau penyakit ini bisa jadi sangat berbahaya bagi seorang muslim. Tidak hanya merugikan dalam kehidupan, marad juga dapat mengurangi amal kebaikan seorang muslim.

Penyakit hati ini erat kaitannya dengan perbuatan-perbuatan tercela dari seorang muslim. Di antara contoh penyakit hati yang dapat merugikan diri ialah perasaan dengki, iri hati, ujub, takabur, dan hasad.

Sebagaimana penyakit pada tubuh, penyakit hati tentu juga ada penyebabnya. Jika penyebab umum dari penyakit jasmani adalah pola hidup yang tidak sehat, beberapa hal berikut merupakan penyebab dari penyakit hati dalam pandangan islam.

  1. Kurangnya Keimanan dalam Hati

Lemahnya iman seseorang dapat menjadi penyebab mudahnya ia terserang penyakit hati. Iman yang lemah akan membuat seorang muslim mudah sekali goyah.

Termasuk diantaranya adalah goyah dengan godaan duniawi hingga mendatangkan berbagai penyakit hati yang berbahaya. Untuk itu, penting sekali bagi seorang muslim untuk senantiasa me-re-charge iman dengan amalan-amalan yang sholeh.

  1. Meninggalkan Shalat

Mungkin kita sudah tidak asing dengan pepatah sholat merupakan tiang agama, bahkan seringkali kita mendengar bahwa sholat merupakan ibadah yang utama. Bahkan, digambarkan bahwasannya kehidupan seseorang akan bergantung pada bagaimana sholatnya.

Allah SWT berfirman “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al-Qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Ankabut ayat 45)

  1. Kurang Bersyukur
Baca Juga:  Patut Diteladani! Ini Dia Cara Rasulullah SAW Menyeimbangkan Bekerja dan Beristirahat dalam Kehidupan Sehari-hari

Kurang bersyukur akan menimbulkan perasaan kurang atas nikmat-nikmat yang telah diberikan oleh Allah dan hal ini dapat memicu timbulnya penyakit hati.

Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah yang berbunyi “Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rezeki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (QS. Al-Baqarah ayat 172)

  1. Selalu berbuat maksiat

Perbuatan maksiat dapat menjadikan hati menjadi lebih keras, memicu perasaan negatif, dan hati yang kotor. Allah SWT berfirman dalam QS Yusuf, “Dan Aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yusuf ayat 53)

  1. Tidak Bersedekah

Salah satu keutamaan sedekah adalah menjaga harta dan hati agar tetap bersih. Sebagaimana Allah SWT berfirman “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka.

Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Ali Imran ayat 180)

  1. Terlalu mengejar dunia

Seseorang yang terlalu mengejar dunia dan lalai akhirat akan lebih mudah terkena penyakit hati. Allah SWT berfirman “Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan mengimpunnya pada hari kiamat dalam keadaan buta.

Baca Juga:  Hidupmu Berantakan? Bacalah Al-Qur’an, Maka Hidupmu Akan Jauh Lebih Baik

Berkatalah ia, ‘Ya Robbku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padaak aku dahulunya adalah seorang yang melihat?’ Allah berfirman: “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamu pun dilupakan.” (QS. Taha ayat 124-126).

Berhati-hatilah dengan penyakit hati karena penyakit hati bisa menjadi penyebab kekafiran, sebagaimana firman Allah dalam QS. At Taubah, “Dan adapun orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit, maka (dengan surah itu) akan menambah kekafiran mereka yang telah ada dan mereka akan mati dalam keadaan kafir.” (QS. At-Taubah ayat 125)

Demikianlah beberapa hal yang dapat menjadi penyebab atau pemicu timbulnya berbagai penyakit hati. Sebagaimana pepatah yang mengatakan bahwa ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’.

Maka, alangkah lebih baik jika kita menghindari hal-hal di atas sebelum terkena penyakit hati, atau segera mencari penawar apabila kita sudah merasa terkena penyakit hati. Semoga kita semua dijauhkan dari berbagai macam bentuk penyakit hati, aamiin. [] Khikmatul Laili

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post