Indahnya kebersamaan: Berbagi Kebahagiaan Dengan Tetangga Sebagai Wujud Rasa Syukur

Berbagi kebahagiaan dengan tetangga sekitar
Gambar ilustrasi berbagi kebahagiaan dengan tetangga sekitar (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Manusia sebagai makhluk hidup yang diciptakan Allah paling sempurna memiliki dua tugas. Yakni حبل من الله dan حبل من الناس.

Hablum minallah adalah tugas manusia yang berkaitan dengan hubungan dengan Allah Sang Pencipta. Wujud nyata Hablum minallah adalah menjauhi larangannya dan menjalankan perintahnya.

Secara konsep Hablum minallah adalah melakukan hubungan pendekatan dengan Allah dengan cara beribadah dan memohon kepada-Nya

Sedangkan Hablum minannas adalah menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia. Apalagi manusia diciptakan Allah SWT sebagai makhluk sosial.

Makhluk sosial adalah makhluk yang saling membutuhkan satu sama lain dan tidak dapat hidup sendiri. Konsep Hablum minallah dan Hablum minannas dapat di implementasikan dalam kehidupan sebagai wujud rasa syukur

Contoh sederhana nya adalah ketika ada hajat. Akhir-akhir banyak orang yang sedang mengadakan hajat. Hajatan adalah wujud rasa syukur yang memiliki nilai religius dan sosial sekaligus

Hablum minallah dalam hajatan diwujudkan dalam hal doa bersama untuk memohon doa restu Allah SWT agar acara nya berjalan lancar serta diberkahi, sedangkan Hablum minannas diwujudkan dalam berbagi makanan kepada tetangga terdekat

Orang yang memuliakan tetangga adalah orang yang masuk golongan orang beriman sebagaimana hadist Rasulullah Saw yang berbunyi :

ومَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ والْيَومِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جارَهُ، ومَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ والْيَومِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

Baca Juga:  Sakit! Musibah atau Nikmat?

Artinya: “Siapa pun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya, dan siapa pun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.” (HR Muslim).

Berbagi makanan kepada tetangga juga salah satu wujud rasa syukur dan  bentuk keimanan kepada Allah. Allah SWT bahkan memerintahkan manusia untuk memperbanyak kuah ketika masak agar dapat berbagi kepada tetangganya

إذا طبخت مرقة فأكثر ماءها وتعاهد جيرانك. أخرجه مسلم

Artinya, “Jika kamu memasak kuah, maka perbanyaklah airnya dan berikan sebagian pada para tetanggamu”. (HR Imam Muslim).

Semoga kita sebagai manusia dapat menjalankan tugas kita dengan baik. Hubungan dengan Allah serta Hubungan sesama manusia harus seimbang agar kehidupan berjalan dengan seimbang. [] Laili Mukrimatin

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyahh

Related Posts

Latest Post