BAKAT ATAU LATIHAN

Oleh:

Sudarto

Kita sering melihat orang mempunyai kemampuan yang diluar dari apa yang bisa dilakukan oleh orang biasa. Semisal saja orang yang pandai dalam bernyanyi, ada juga orang pandai main sepak bola, dan ada juga orang yang sangat pandai dalam matematika. Sesuai dengan judul tulisan ini, apakah semua itu disebabkan oleh bakat atau latihan. Dan lalu manakah yang lebih baik.

Bakat dan latihan dapat kita ibaratkan dengan lomba lari dimana orang biasa yang tanpa bakat dan latihan memiliki start awal yang sama dengan orang yang latihan. Namun disini orang yang mempunyai bakat mendapatkan posisi strat yang lebih dulu dibandingkan kedua orang tersebut. namun selanjutnya orang yang memiliki bakat tanpa latihan akan tertinggal dengan orang yang melakukan latihan. Dan akhirnya kebanyakan dari kita akan menjawabnya bahwa latihanlah yang dapat mengalahkan bakat dan yang menjadi pemenangnya. Namun jika kita mengambil kasus dimana orang yang memiliki bakat akan dapat melakukan sesuatu hal tanpa perlu latihan lagi mereka akan mesuk ke dalam jurang kesombongan yang dapat membuatnya terjatuh. Lalu orang yang memiliki bakat jika dibandingkan dengan orang-orang hebat seperti Albert Enstein, Ronaldo ataupun Mozart maka jawabnya adalah bakat (minat) ditambah dengan latihan(usaha) yang paling baik.

Jika mengetahui kisah dibalik kesuksesan mereka maka kita akan tahu intinya. Dari kisah mereka kita tahu bahwa Albert Einstein membutuhkan waktu 10 tahun untuk dapat mengguncang dunia dengan hukum fisikanya. Ronaldo ternyata lebih banyak melakukan latihan dari pada rekan-rekannya. Dan Mozart selalu menonton pertunjukan untuk dapat menjadi sekarang yang kita kenal. Mereka semuanya melakukan apa yang mereka sukai dan bisa.

Baca Juga:  Larangan Politik Identitas, Apakah Relevan dengan Ajaran Islam?

Selanjutnya apa yang harus kita lakukan jika kita sudah mengetahui kesimpulannya. Oleh karena marilah kita mencoba salah satu resep belajar dengan nama Deliberate Practice. Dalam Deliberate Practice kita diajarkan agar tidak hanya memiliki jam terbang tinggi untuk dapat meningkatkan kemampuan kita. Namun, kita diharuskan juga untuk selalu melakukan evaluasi terhadap setiap latihan yang dijalani. Hal ini dikarenak jika hanya memiliki jam kerja tinggi namun tidak dilakukan evaluasi maka seseorang akan tetap dapat naik kemampuannya namun akan berhenti pada suatu titik tertentu.

Jika kita mengibaratkan hidup seseorang seperti sebuah karakter dalam game kita bisa mengambil game bulu tangkis. Untuk dapat memenangkan pertandingan kita perlu melakukan upgrade kemampuan kita seperti kemampuan menyerang, ketahan ataupun stamina. Jika kita melakukan semuanya maka kesempatan untuk memenangkan pertandingan akan menjadi semakin tinggi. Hal ini sama dengan dalam kehidupan nyata kita harus selalu berusaha meningkatkan kapasitas kita agar menjadi manusia yang dapat bersaing dan memenangkan perlombaan dalam kehidupan di dunia ini. JadiJadi intinya yang lebih baik antara bakat dan latihan jawaban adalah latihan namun dengan tanda kutip latihan dalam bidang yang kita sukadan yang pasti sesuatu yang baik.

Penulis adalah Santri Pesantren Riset Al-Muhtada dan Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang

Related Posts

Latest Post