Menjemput Hidayah atau Menunggu Hidayah?

menjemput hidayah
Gambar ilustrasi menjemput hidayah (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Seperti yang kita tahu, hidayah itu mahal dan berharga. Betapa beruntungnya orang-orang yang mendapatkan hidayah karena dengan hidayah itu dia akan mendapatkan ketenangan hati dan kemuliaan di dunia dan akhirat.

Menjemput hidayah merupakan kegiatan mencari petunjuk dan berusaha untuk mendapatkan bimbingan dari Allah SWT.

Allah SWT berfirman, “Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami” (QS. Al-Ankabut: 69). Ayat ini menjelaskan jika didapati usaha dan kesungguhan kita dalam mencari hidayah akan mendapatkan balasan dari Allah SWT

Oleh karena itu, mendapatkan hidayah bisa dilakukan dengan banyak cara, antara lain memperbanyak shalat, membaca dan mentadaburi Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, dan bergaul dengan teman-teman yang shalih.

Sikap positif ini menunjukkan bukti serius kita dalam mencari hidayah dan ridho Allah SWT. Mencari nasihat dan menunggu bimbingan adalah dua konsep yang saling berkaitan.

Dengan Menyadari bahwa kepemimpinan adalah anugerah dari Allah, namun kami juga perlu melakukan yang terbaik untuk mencapainya.

Berikhtiar dan berdoa, kita menunjukkan kesungguhan kita dalam mencari petunjuk Tuhan. Maka marilah kita giat dan sungguh-sungguh mencari hidayah  dan memohon kepada Allah SWT untuk membimbing dan meridhoi kita dalam setiap langkah yang kita ambil.

Menanti petunjuk tanpa usaha ibarat duduk di tempat gelap dan berharap terang tanpa menyalakan lilin sekalipun. Ingatlah bahwa usaha adalah bagian dari iman. Menunggu petunjuk tanpa berusaha berarti mengabaikan potensi dan tanggung jawab  sebagai menteri. [] Lailia Lutfi Fathi

Baca Juga:  Hubungan Antara Takdir, Kehendak Dan Hidayah

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post