Manfaat Berbakti kepada Kedua Orangtua

Ilustrasi seorang anak yang berbakti kepada orang tua (freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Setiap anak wajib hukumnya berbakti kepada kedua orang tua.

Berbakti adalah menghormati, menghargai, menaati kedua orang tua dengan melakukan semua yang mereka perintahkan. Dengan syarat perintah tersebut merupakan kebaikan dan bukan keburukan.

Allah SWT berfirman:

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ إِحْسَٰنًا ۖ

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya”. (Q.S. Al-Ahqaf [46]: 15)

Dalam islam, berbakti kepada orang tua disebut birrul walidain.

Berbakti kepada orang tua tidak hanya dilakukan ketika mereka yang masih hidup saja. Namun juga yang sudah meninggal.

Berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal dapat dilakukan dengan mengirimkan doa dan atau melakukan shodaqoh atau kebaikan atas nama orang tua yang sudah meninggal. Berbakti kepada kedua orang tua dilakukan seumur hidup seorang anak.

Berikut adalah manfaat berbakti kepada kedua orang tua:

1. Jalan mudah menuju surga

Berbakti kepada orang tua merupakan jalan pertengahan menuju surga. Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Darda radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ

“Orang tua adalah pintu surga paling tengah. Kalian bisa sia-siakan pintu itu atau kalian bisa menjaganya. (HR. Tirmidzi)

2. Dipanjangkan umur dan diberkahi rezeki

Ternyata berbakti kepada kedua orang tua juga akan memanjangkan umur kita dan akan membuat rezeki kita berkah. Bukan sekedar umur Panjang, tapi juga keberkahan dalam menjalankan hidup.

Baca Juga:  Meneladani gaya hidup Lebah, Banyak Memberi Manfaat dan Kenikmatan

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُمَدَّ لَهُ فِي عُمْرِهِ وَأَنْ يُزَادَ لَهُ فِي رِزْقِهِ فَلْيَبَرَّ وَالِدَيْهِ وَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Siapa yang suka untuk dipanjangkan umurnya dan ditambahkan rezekinya, maka berbaktilah kepada kedua orang tuanya dan jalinlah hubungan dengan kerabatnya (silaturahim).” (HR. Ahmad)

3. Mendapatkan doa baik orangtua

Doa orang tua untuk anaknya termasuk doa yang mustajab dan kelak akan dikabulkan oleh Allah.

Hal ini sesuai dengan hadi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ يُسْتَجَابُ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ

“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizalimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua kepada anaknya.” (HR. Ibnu Majah)

4. Diampuni dosa-dosanya

Hal ini sesuai hadis Nabi Muhammad saw. Diriwayatkan oleh Ibnu Umar r.a. Ibnu Umar meriwayatkan bahwa;

أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، رَجُلٌ، فقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي أَذْنَبْتُ ذَنْبًا كَبِيرًا، فَهَلْ لِي مِنْ تَوْبَةٍ؟، فقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَلَكَ وَالِدَانِ؟ »، قَالَ: لَا، قَالَ: «فَلَكَ خَالَةٌ»؟، قَالَ: نَعَمْ، قَالَ: «فَبِرَّهَا إِذًا».

“Seorang pria datang kepada Rasululla shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata, “wahai Rasulullah, saya telah melakukan dosa besar, apakah masih ada taubat utukku?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadanya, “Apakah kamu masih memiliki kedua orang tua?” “Tidak,” “Apakah kamu memiliki khalah (saudari ibu)?” “Iya,” “Kalau begitu berbuat baiklah kepadanya!” (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Hibban, dishahihkan olejh Syekh Al-Albani).

Baca Juga:  Lisanmu Surga Nerakamu!

5. Mendapat ridho Allah swt.

Berbakti kepada kedua orang tua bisa membuat kita mendapat ridho Allah. Hal itu dikarenakan ridho Allah terletak pada ridho orang tua.

Sebagaimana dalam hadits Rasulullah SAW. bersabda:

رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ, وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ

“Ridho Allah SWT. ada pada ridho kedua orang tua dan kemurkaan Allah SWT. ada pada kemurkaan orang tua.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban, Hakim)

6. Terhindar dari murka Allah

Berbakti kepada kedua orang tua juga bisa menghindarkan kita dari amarah Allah. Hal sesuai dengan hadis pada poin no.5 yang menyebut bahwa murka Allah adalah murka orang tua.

Jika kita membuat orang tua bahagia maka kita akan terhindar dari murka Allah. []Alya Rosadiana

Editor: Maulina Istighfaroh

Related Posts

Latest Post