Hari Stroke Sedunia : Melawan Stroke dari Sudut Pandang Agama Islam

Melawan stroke menurut pandangan islam
Gambar ilustrasi melawan stroke menurut pandangan islam (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – “Setiap tahun pada tanggal 29 Oktober, diperingati Hari Stroke Sedunia (World Stroke Day) dengan maksud meningkatkan kesadaran tentang betapa pentingnya upaya pencegahan dan perawatan untuk mencegah Stroke. Setiap tindakan kecil yang kita lakukan untuk merawat kesehatan kita merupakan langkah besar dalam usaha mencegah Stroke.”

Stroke adalah kondisi terganggunya fungsi sistem syaraf yang terjadi mendadak akibat gangguan peredaran darah otak. Gangguan peredaran darah otak atau pecahnya pembuluh darah di otak sehingga pasokan oksigen ke otak berkurang dan menyebabkan kematian sel syaraf (neuron) gangguan fungsi otak akan memunculkan gejala stroke.

Kondisi tersebut mengakibatkan penderita stroke mengalami kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Penderita stroke mungkin kehilangan kemampuan sensorik, yang mencakup kemampuan untuk merasakan rangsangan atau sentuhan.

Ketidakmampuan ini dapat mengganggu kemampuan dalam mengidentifikasi benda yang mereka pegang. Selain itu, masalah dengan kontrol kandung kemih adalah gejala umum yang sering muncul setelah mengalami stroke, dan seringkali mempengaruhi fungsi saraf motorik dan sensorik.

Penyebab utama penyakit stroke adalah tingginya tekanan darah atau hipertensi, kebiasaan merokok, penyakit jantung, diabetes, kegemukan atau obesitas, stress, konsumsi obat tertentu, penyalagunaan narkoba, faktor keturunan, usia, alkohol, dan gaya hidup yang tidak sehat.

Berikut pencegahan stroke yang dapat diterapkan sesuai Al-qur’an diantaranya

Diet secara sehat bisa dilakukan dengan menjaga makan. Menjaga makan disini dalam artian makan dan minum secukupnya dan sesuai kebutuhan tubuh.

Baca Juga:  Mengarungi Keberkahan dalam 10 Hari Terakhir Ramadan

Makan dan minum secukupnya baik untuk kesehatan yaitu dapat membantu menjaga keseimbangan energi tubuh, menjaga berat badan yang sehat sehingga tidak obesitas, dan menghindari berbagai masalah kesehatan. Hal ini juga sesuai dengan Al-Quran surat Al Araf ayat 31 sebagai berikut :

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

“Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”

Dalam surat tersebut memerintahkan umatnya untuk minum dan makan secukupnya tidak berlebihan dan tidak kekurangan sehingga bisa diaplikasikan dalam kehidupan khususnya penderita stroke.

Selain itu, terdapat firman yang lain dalam Al-Quran yaitu pada surat Al Maidah ayat 90, Allah pun memerintahkan untuk menjauhi minuman yang mengandung khamer atau alkohol. Dampak pemakaian alkohol sangatlah buruk bagi penderita stroke yaitu dapat meningkatkan tekanan darah yang berakibat bahaya bagi penderita stroke. Berikut Qs. Al-Maidah ayat 90 sebagai berikut.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّمَا ٱلْخَمْرُ وَٱلْمَيْسِرُ وَٱلْأَنصَابُ وَٱلْأَزْلَٰمُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ ٱلشَّيْطَٰنِ فَٱجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.

Ayat diatas menjelaskan bahwa Minuman keras termasuk perbuatan buruk sehingga perlu untuk dihindari. [] Laila Amalia

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Baca Juga:  Inilah yang Perlu Kalian Ketahui! Bagaimana Etika Bermedia Sosial Menurut Tuntunan Islam

Related Posts

Latest Post