Menata Niat dalam Menuntut Ilmu

Niat Menuntut Ilmu
Gambar Ilustrasi Niat Menuntut Ilmu (Pexels.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Menuntut ilmu menjadi suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap orang Islam. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw dalam satu hadis yang diriwayatkan oleh Anas ra. yang berbunyi, طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ. Hadis tersebut berisi penegasan bahwa wajib hukumnya menuntut ilmu bagi setiap muslim, baik itu laki-laki maupun perempuan.

Salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan sebelum melangkah ke majelis ilmu adalah menata niat terlebih dahulu. Niat memiliki kedudukan penting di dalam setiap tingkah laku manusia. Rasulullah Saw pernah bersabda, إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ yang artinya “Sesungguhnya setiap amal (perbuatan) itu bergantung pada niatnya.”

Niat sangat menentukan kualitas perbuatan yang dilakukan. Pasalnya dari niat itulah dapat diketahui baik buruk serta diterima tidaknya amal tersebut.

Oleh karena itu, jika hendak mengerjakan sesuatu, alangkah baiknya disertai dengan niat yang baik dan benar agar amalan tersebut bernilai ibadah, termasuk ketika hendak menuju ke tempat majelis ilmu sekalipun.

Majelis ilmu adalah taman surga yang sarat akan ilmu hikmah dan pembelajaran bagi siapa saja yang mau berkutat di dalamnya. Jika seseorang pergi ke majelis ilmu dengan niat ikhlas karena mengharapkan rida Allah Swt, maka ia akan merasakan kenikmatan dari hasil jerih payahnya tersebut, baik di dunia maupun di akhirat.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya bagi tholibul ilmi atau pencari ilmu untuk menata niat terlebih dahulu sebelum melangkah ke tempat yang mulia tersebut.

Baca Juga:  3 Keutamaan Hujan yang Terkandung dalam Al-Qur’an

Niat menuntut ilmu yang harus ditanamkan di hati adalah untuk menjalankan perintah Allah Swt dan rasul-Nya serta menghilangkan sifat kebodohan dalam diri dengan semata-mata mengharapkan rida-Nya.

Jangan sampai terbesit di dalam hati kita untuk mencari sesuatu yang sifatnya duniawi seperti mencari kedudukan, kekayaan, gelar, dan pengakuan dari orang lain. Sesungguhnya yang demikian itu akan mendatangkan penyesalan di kemudian hari.

Apabila sedari awal niat sudah ditata dengan baik dan benar, maka Insya Allah kedudukan, kekayaan, dan lain sebagainya itu akan turut menyertainya.

Semoga setiap langkah kita menuju majelis ilmu mendapatkan rida Allah Swt dengan senantiasa diberikan kemudahan dalam menyerap dan memahami ilmu yang dipelajari.

Tidak hanya itu, kita senantiasa berharap semoga diberi kemampuan untuk dapat mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat menjadi satu ilmu yang bermanfaat bagi sesama sekaligus menjadi amal jariyah kita ketika di akhirat kelak.[] Mohammad Khollaqul Alim

Related Posts

Latest Post