Kondisi Wilayah yang Berkebalikan Akibat Perubahan Iklim

Oleh :

Mohammad Rizal Ardiansyah

Iklim merupakan keadaan rata – rata cuaca yang berlangsung dalam waktu yang lama dan mencakup wilayah yang luas. Iklim dipengaruhi oleh letak lintang, tubuh perairan, pola aliran angin, morfologi dan vegetasi. Kajian mengenai iklim menjadi hal yang sering diperbincangkan pada masa – masa sekarang ini. Fenomena perubahan iklim masih menjadi masalah yang berkelanjutan meskipun terus dicari jalan keluarnya.

Perubahan iklim merupakan perubahan keadaan cuaca rata – rata atau perubahan distribusi cuaca rata – rata. Perubahan iklim dapat terjadi karena faktor alam dan juga faktor manusia. Namun pada masa sekarang ini, perubahan iklim lebih disebabkan oleh faktor manusia. Manusia menjadi subjek utama yang kegiatannya sangat berpengaruh terhadap iklim di bumi.

Disaat pandemi Covid – 19 seperti sekarang ini, aktivitas manusia menjadi terhambat. Sehingga menyebabkan tingkat polusi udara semakin berkurang. Hal tersebut berakibat pada stabilnya kondisi atmosfer yang salah satunya ditandai dengan semakin menipisnya lapisan ozon. Ketika kondisi atmosfer stabil, perubahan iklim tidak berhenti begitu saja. Perubahan iklim akan tetap terjadi seiring dengan kemampuan bumi yang berusaha mencapai keseimbangan.

Bumi akan terus berubah menyesuaikan kondisi yang ada. Perubahan pada permukaan bumi memberikan efek yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Manusia harus senantiasa dapat beradaptasi terhadap perubahan iklim agar dapat tatap bertahan hidup di bumi.

Baca Juga:  Boykot? Antara Persaingan Bisnis dan Konflik Nurani

Ada hal menarik terkait dengan perubahan iklim yang terjadi di permukaan bumi. Perubahan iklim menyebabkan dearah hijau menjadi kering dan daerah kering menjadi hijau. Kondisi yang berkebalikan tersebut menjadi hal aneh yang kini terjadi. Adaptasi dari manusia diperlukan agar manusia dapat tetap hidup di permukaan bumi.

Melihat fenomena tersebut, bukan tidak mungkin di masa depan daerah yang sekarang adalah hutan akan menjadi daerah gurun yang tandus dan kering. Dan bukan bukan tidak mungkin juga daerah yang sekarang adalah gurun yang kering, pada masa depan akan menjadi hutan yang sejuk.

Permasalahan perubahan iklim harus segera ditangani agar prosesnya tidak berlangsung dengan cepat. Jika proses perubahan iklim berlangsung dengan cepat, maka kemampuan manusia untuk beradaptasi tidak akan dapat mengikuti perubahan yang terjadi. Sehingga manusia tidak dapat lagi hidup di permukaan bumi.

Penulis adalah Mahasantri Pesantren Riset Al-Muhtada dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang.

Related Posts

Latest Post