NEGERI SEJUTA BENCANA

Oleh:

Mohammad Rizal Ardiansyah

 

Indonesia merupakan negara yang sangat besar. Memiliki lebih dari 17.000 pulau dan luas 1,905 juta . Wilayah Indonesia terbentang dari Sabang di sebelah barat sampai ke Mearuke di sebelah timur dan dari Miangas di sebelah utara sampai ke Pulau Rote di Sebelah selatan. Ditinjau dari segi geografis, Indonesia berada pada daerah yang sangat strategis. Indonesia terletak diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia. Dan diantara dua samudera yaitu Samedera Pasifik dan Samudera Hindia.

Posisi tersebut menyebabkan flora dan fauna di Indonesia baik yang berada di darat, perairan, ataupun udara sangat beragam jenisnya. Kebudayaan, enik, dan ras di Indonesia juga sangat beragam akibat posisi indonesia tersebut. Indonesia disebut – sebut sebagai laboratorium keberagaman dunia. Banyak ahli dari berbagai bidang di seluruh dunia yang datang ke Indonesia untuk meneliti dan mempelajari keanekaragaman yang dimiliki Indonesia.

Berdasarkan segi geomorfologisnya, Indonesia memiliki keistimewaan yang jarang diketahui oleh banyak orang. Apakah keistimewaannya ?. Keistimewaannya adalah Indonesia merupakan satu – satunya negara yang memiliki keseluruhan jenis landform di dunia. Lanform atau bentuklahan adalah suatu kenampakan yang terbentuk secara alami dan memiliki topografi yang khas. Keseluruhan landform tersebut yaitu karts, gletser, marine (laut), aeolin (angin), Fluvial (sungai), Vulkanik, Struktural.

Tidak ada negara lain di bumi ini yang memiliki keseluruhan landform seperti Indonesia. Misalnya landform gletser yang rasanya mustahil jika ada di daerah tropis. Namun hal tersebut terbantahkan oleh hadirnya salju di Pegunungan Jaya Wijaya, Indonesia. Dan landform aeolin (angin) yang sangat kecil kemungkinannya untuk terbentuk di daerah tropis. Tetapi lagi – lagi terbantahkan oleh hadirya berbagai kenampakan aeolin di Parangtritis, Indonesia. Kondisi tersebut jika dimanfaatkan secara optimal akan banyak memberikan keuntungan bagi Indonesia di bidang pariwisata, ekonomi, dan suber energi terbarukan.

Baca Juga:  Puisi dengan Judul Bakti atau Jalan untuk Mati Karya Rikha Zulia

Ditinjau dari segi geologis, Indonesia terletak diantara pertemuan tiga lempeng besar dunia. Lempeng- lempeng tersebut adalah Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempang Pasifik. Indonesia juga berada pada jalur pertemuan dua rangkaian pegunungan dunia, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Keadaan tersebut dapat menguntungkan dan juga merugikan bagi Indonesia.

Menguntungkan karena berkat kondisi geologis yang labil, Indonesia kaya akan bahan tambang. Baik bahan tambang mineral, batu mulia, dan sumber energi. Seringnya terjadi aktivitas geologi baik tektonik maupun vulkanik menimbulkan barang tambang terangkat ke atas sehingga dapat dijangkau oleh manusia. Kondisi wilayah yang labil juga membuat topografi Indonesia sangat unik. Kerap dijumpai bentukan – bentukan alami yang unik sehingga menarik minat peneliti dan wisatawan.

Kondisi tersebut juga dapat merugikan. Karena setiap aktifitas geologi yang timbul, baik aktivitas tektonik maupun aktivitas vulaknik dapat menimbulkan kerusakan pada daerah sekitar aktifitas. Baik kerusakan yang ringan atau kerusakan yang parah. Bahkan dapat juga menimbulkan korban jiwa.

Ketika ditinjau dari segi geografis, geomorfologis, dan geologis, Indonesia terlihat sebagai negeri yang sangat kaya, unik, dan indah. Indonesia pastinya menjadi negeri idaman bagi semua orang. Banyak yang ingin tinggal di Indonesia karena menganggap Indonesia sebagai surga dunia. Namun ada hal lain yang akan membuat was – was orang yang tinggal di Indonesia. Apakah itu?. Hal tersebut adalah seringnya terjadi bencana alam di Indonesia. Indonesia mungkin aman dari bencana mengerikan seperti tornado. Tetapi masih ada banyak lagi bencana alam lain yang dapat mengancam Indonesia.

Baca Juga:  Hari Ini Milik Anda

Salah satu yang paling mengerikan dan paling sering terjadi adalah gempa bumi dan gunung meletus. Hampir setiap hari ada kabar bencana gempa bumi di Indonesia. Dan hampir tiap tahun gunung – gunung di Indonesia meletus silih berganti. Hal itulah yang membuat Indonesia mendapat julukan sebagai gudangnya bencana atau negeri seribu bencana.

Kondisi tersebut haruslah menjadi perhatian bagi semua pihak, khususnya bagi pemerintah. Penyediaan anggaran khusus bagi bencana haruslah selalu ada. Dan yang paling penting adalah memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang mitigasi bencana. Agar tercipta masyarakat yang tahan bencana. Dan segala kerugian baik materil maupun moril dapat diminimalisir atau bahkan dihindari. Sehingga anggapan bahwa Indonesia adalah tempat yang mengerikan dan tidak nyaman untuk ditinggali dapat dihilangkan.

Penulis adalah Santri Pesantren Riset Al-Muhtada dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Related Posts

Latest Post