Keutamaan Mengucapkan “Aamiin” Saat Shalat Jamaah

lustrasi orang sedang berjamaah mengucap kata “aamiin” (pinterest.com)

almuhtada.org – Dalam shalat berjamaah, ada satu momen yang sering dianggap sederhana tapi ternyata punya makna besar, yaitu saat mengucapkan “aamiin” setelah imam selesai membaca Surah Al-Fatihah. Walaupun terdengar sepele, ternyata amalan ini punya keutamaan luar biasa yang dijelaskan dalam berbagai hadits.

Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا قَالَ الإِمَامُ: {غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ} [الفاتحة: 7] فَقُولُوا: آمِينَ، فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ المَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Jika imam membaca, “GHAIRIL MAGHDHUUBI ‘ALAIHIM WALADH DHAALLIIN”, maka ucapkanlah ‘AAMIIN’. Karena siapa saja yang mengucapkan ‘AAMIIN’ bersamaan dengan ucapan ‘AAMIIN’ malaikat, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 782 dan Muslim no. 410)

Mengapa demikian? Karena kalau ucapan “aamiin” kita bertepatan dengan “aamiin”-nya para malaikat, dosa-dosa kita yang telah lalu bisa diampuni. Cukup sederhana, tapi efeknya luar biasa besar.

Secara makna, “aamiin” berarti “kabulkanlah (ya Allah)”. Jadi sebenarnya, ini adalah bentuk doa yang kita panjatkan setelah membaca Al-Fatihah. Tidak heran jika Rasulullah SAW sendiri juga mengamalkannya dan bahkan mengeraskan suara ketika mengucapkannya, supaya makmum ikut mengucapkan juga.

Dalam praktiknya, para ulama juga membahas mengenai cara mengucapkan “aamiin” ini. Salah satunya Imam Syafi’i yang berpendapat bahwa makmum boleh mengucapkan “aamiin” dengan suara yang cukup terdengar. Tujuannya agar jamaah kompak dan saling mengingatkan. Bahkan kalau imam lupa mengucapkannya, makmum tetap dianjurkan mengucapkan “aamiin” agar imam tersadar.

Baca Juga:  Tidur Setelah Subuh: Bagaimana Perspektif Islam dan Kesehatan Memandang Kebiasaan ini?

Meskipun begitu jika “aamiin” sampai terlewat atau tidak diucapkan ketika shalat maka shalat tetap sah. Jadi tidak perlu merasa panik atau merasa harus mengulang shalat. Tapi tentu saja, akan lebih baik kalau tetap diamalkan karena keutamaannya luar biasa.

Selain itu, dalam hadits lain juga disebutkan bahwa “aamiin” termasuk amalan yang disukai Allah dan bisa menjadi sebab dikabulkannya doa. Bahkan ada riwayat yang menyebutkan bahwa umat lain sampai merasa iri terhadap kebiasaan umat Islam yang mengucapkan salam dan “aamiin” dalam shalat berjamaah.

Jadi, dari hal kecil seperti mengucapkan “aamiin”, ternyata ada nilai ibadah yang besar. Intinya, jangan sampai kita melewatkan kesempatan ini saat shalat berjamaah. Selain mengikuti sunnah Rasulullah SAW, kita juga berpeluang mendapatkan ampunan dan doa yang dikabulkan. Wallahu a’lam. [Siti Fatimah]

Related Posts

Latest Post