Almuhtada.org – Zubair bin Awwam adalah sahabat Rasulullah Saw. Ia merupakan putra dari bibi Rasulullah yaitu Shafiyyah binti Abdul Muthalib. Ia juga termasuk golongan Assabiqunal Awwalun setelah Abu Bakar memeluk Islam.
Ketika Zubair masuk Islam, banyak rintangan yang harus ia hadapi terkhusus dari keluarganya sendiri. Ketika berita keislaman Zubair telah sampai pamannya, Naufal bin Khuwailid. Naufal sangat marah dan menyiksanya dengan membakar karung tikar yang terdapat Zubair didalamnya.
Zubair bin Awwam sangat berjasa dalam Islam. Ialah orang yang pertama kali menghunuskan pedang untuk Islam. Ketika itu mendengar kabar bahwa Rasulullah sedang diganggu kaum Quraisy, Zubair pun menyusul Rasulullah dengan menghunuskan pedangnya.
Saat perang badar, Zubair lah yang memimpin pasukan berkuda disayap kanan. Saat perang Uhud pula Zubair dan Abu Bakar diutus Rasulullah memimpin 70 pasukan Islam untuk mengejar pasukan musuh. Saat perang Khandaq, Zubair lah yang menyerang Bani Quraizhah dengan berkuda dan menewaskan banyak musuh. Saat perang Khaibar, Zubair duel melawan Yassir sang jagoan disisi musuh, dan Zubair berhasil mengalahkannya.
Pernah suatu ketika seseorang pergi membersamai Zubair bin Awwam, dan dia tercengan melihat luka di tubuh Zubair “Demi Allah, aku melihat sendiri pada tubuhmu apa yang belum pernah kulihat pada orang lain sedikitpun”. Maka Az Zubair berkata, “Demi Allah, semua luka-luka itu kudapat bersama Muhammad pada peperangan dijalan Allah”.
Begitu besar kontribusi Zubair bin Awwam untuk Islam. Nabi pernah bersabda: “Setiap nabi, pasti memiliki murid, dan muridku adalah Zubair bin Awwam.
Zubair bin Awwam juga termasuk dalam Asyarah Mubasyarun fiil Jannah. Ia Wafat dibunuh oleh Amr bin Jurmuz setelah perang Jamal di lembah saba’. Banyak sahabat yang sedih atas kematian Zubair, salahsatunya adalah Ali bin Abi Thalib. [Nabila Putri]











