Inilah 5 Hal Part 2 dalam Al-Quran yang Mesti Kamu Coba sebagai Orang Beriman: Check this Out!

“Al-Quran adalah pedoman bagi umat muslim: yuk terapkan ilmunya (freepik.com - almuhtada.org)”

almuhtada.org – Setiap orang pasti memiliki fase hidup yang berbeda. Sama seperti iman kita yang mudah untuk naik turun.

Kadang istiqomah banget, kadang futur banget. Terkadang ada saat-saat di mana kita merasa senang, bahagia, tenang karena dekat dengan Allah subhanahu wa ta’ala.

Kadang ada juga saat-saat di mana kita merasa marah, kecewa, sedih karena mungkin terlalu jauh dengan Allah subhanahu wa ta’ala.

Bahasa Allah itu lembut, untuk setiap hamba yang masih di beri hidayah. Namun, pertanyaannya apakah benar hidayah itu hanya ditunggu atau perlu kita jemput? Allah kita Maha Tahu.

Allah kita Maha Mengerti isi hati hamba-Nya.

Dan perlu kita ingat bahwa hidayah itu mahal harga-Nya. So, yuk upayakan itu sekarang! Buat Allah ridha atas apa pun yang kita lakukan.

Dalam hidup yang awikwok dan gampang sekali buat kita ngeluh, minimal seumur hidup pernah lakuin 5 hal part 2 yang ada dalam Al-Quran ini:

  1. Berani Hijrah Jadi Lebih Baik

Kalau lingkungan bikin iman kita drop, mungkin kamu cuma butuh pindah arah. Hijrah itu keputusan dewasa.

Dan lingkungan baik itu adalah aset mahal yang perlu dijemput, bukan ditunggu.

Allah subhanahu wataala berfirman dalam Q.S. An-Nisa ayat 100, bahwa:

“Siapa yang berhijrah di jalan Allah niscaya akan mendapatkan di bumi ini tempat hijrah yang banyak dan kelapangan (rezeki dan hidup). Siapa yang keluar dari rumahnya untuk berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, kemudian meninggal (sebelum sampai ke tempat tujuan), sungguh, pahalanya telah ditetapkan di sisi Allah. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Hijrah bukan sekadar pindah tempat, akan tetapi berpindah sikap, lingkungan, dan mengubah kebiasaan kita untuk menuju ke arah yang lebih baik.

Baca Juga:  Perlu Diketahui, Amalan yang Bisa Dilakukan Ketika Menghadapi Masalah Dunia!

Terkadang, keputusan paling dewasa adalah berani meninggalkan sesuatu yang menggerogoti iman kita. Karena hijrah adalah bukti bahwa kita ingin tumbuh, bukan hanya bertahan.

  1. Tawakkal Setelah Usaha Maksimal

Sering kali kita merasa cemas setelah berusaha keras. Belajar sudah, bekerja sudah, berdoa pun sudah.

Tapi mengapa hati kita tetap gelisah? Tawakkal adalah titik dimana kita berhenti mengandalkan diri sepenuhnya dan mulai percaya sepenuhnya pada Allah.

Allah subhanahu wataala berfirman dalam Q.S. At-Talaq ayat 3 yang artinya;

“….. Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya.”

Usaha udah. Doa udah. Sekarang tinggal bilang, “Ya Allah, aku percaya.” Maka dengan itu hati kita akan senantiasa tenang.

  1. Datang ke Baitullah (Kalau Mampu)

Allah subhanahu wataala berfirman dalam Q.S. Ali ’Imran ayat 97 yang artinya;

“Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) Maqam Ibrahim. Siapa yang memasukinya (Baitullah), maka amanlah dia. (Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam.”

Kalau Allah mampukan finansial kita, maka datanglah ke rumah-Nya, Baitullah.

Lain daripada itu, ketika kita sudah mampu secara finansial, cobalah rasakan menjadi hamba kecil tanpa status. Itu akan mengubah cara pandang hidup kita, terlebih saat mendalami rasa syukur.

  1. Paham, Bukan Cuma Khatam
Baca Juga:  Berbakti Membuka Berkah, Durhaka Membawa Musibah.

Coba deh, baca Al-Qur’an secara pelan. Bukan ayat akhir untuk tujuan, tapi ayat lanjutan yang jadi penantian.

Selain itu, coba renungin arti atau bahkan isi ayat-Nya. Karena terkadang jawaban hidup udah ada, tapi kita aja yang belum buka hati.

Allah subhanahu wataala berfirman dalam Q.S. Muhammad ayat 24;

“Tidakkah mereka merenungkan Al-Qur’an ataukah hati mereka sudah terkunci?”

  1. Ingat, Kita Akan Pulang

Allah subhanahu wataala berfirman dalam Q.S. Al-Ankabut ayat 57;

“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Kemudian, hanya kepada Kami kamu dikembalikan.”

Semua yang kamu kejar bakal itu bakal ditinggal. Apa sih garis akhir dari semua ini? Ya, hanyalah kematian.

Maka, selain memikirkan urusan dunia kita tidak boleh menduakan urusan akhirat kita.

Barakallahu fiik. Demikianlah artikel yang saya buat, semoga kita semua termasuk para hamba yang senantiasa berjalan menuju jalan-Nya.

Juga termasuk seorang hamba yang senantiasa mendapatkan rahmat dan ridha dari-Nya, aamiin aamiin ya Rabbal alamin. Semoga bermanfaat [] Rosi Daruniah.

Related Posts

Latest Post