almuhtada.org – Kita semua pasti mendambakan kehidupan yang tenang dan damai terlepas dari segala permasalahan dan ujian yang menerjang. Namun, yang menjadi masalah adalah susahnya mendapatkan ketenangan dalam hidup di tengah tekanan, tuntutan hingga permasalahan yang muncul di zaman sekarang. Lantas, bagaimana cara kita sebagai seorang muslim dalam memperoleh ketenangan dalam hidup? Simak artikel berikut dengan seksama untuk mengetahui jawabannya!
Menurut Ustadz Dr.(H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A., demi memperoleh kehidupan yang tenang dan damai di tengah berbagai tekanan dan permasalahan yang ada dalam hidup, seseorang perlu memberikan asupan yang cukup bagi fisik, akal dan spiritual (ruh) mereka. Asupan fisik dapat diperoleh dari makanan yang bergizi hingga rutin berolahraga. Selain itu, asupan bagi pikiran didapat dari berbagai kegiatan yang dapat mempertajam pikiran dan menambah pengetahuan, seperti halnya membaca buku. Sedangkan, asupan bagi spiritual (ruh) dapat dipenuhi dengan cara beribadah kepada Allah Swt., terutama berdzikir kepada-Nya. Mengapa yang disebutkan adalah dzikir dan bukan ibadah lainnya?
Dzikir berasal dari Bahasa Arab (ذَكَرَ – يَذْكُرُ) yang bermakna mengingat dan memusatkan perhatian kepada sesuatu. Secara terminologis, definisi dzikir dapat dibagi menjadi dua, yaitu definisi secara umum dan definisi secara khusus. Pada artikel ini akan dibahas mengenai dzikir secara umum, yaitu segala bentuk peribadatan, seperti sholat, puasa, membaca Al-Qur’an dan berbagai bentuk ibadah serta ketaatan kepada Allah Swt.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dzikir secara umum dapat didefinisikan sebagai berbagai bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah Swt. yang mencakup sholat, puasa, membaca Al-Qur’an serta ibadah lainnya. Pada artikel ini akan dibahas mengenai sholat sebagai bagian dari dzikir yang menjadi kunci utama dalam memperoleh ketenangan dalam hidup. Simak penjelasan berikut dengan seksama!
Sholat sebagai bagian dari dzikir
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, sholat merupakan salah satu bentuk dzikir yang menjadi salah satu kunci penting dalam memperoleh kehiduan yang tenang di tengah tekanan dan permasalahan yang ada di zaman sekarang. Hal tersebut dijelaskan dalam Q.S. Al-Ankabut ayat 45 yang berbunyi:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
Artinya: “Bacalah (Nabi Muhammad) Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu dan tegakkanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Sungguh, mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Al-Ankabut:45)
Sebagaimana telah dijelaskan dalam ayat di atas, sholat merupakan salah satu bentuk dzikir yang memiliki keutamaan yang lebih besar apabila dibandingkan dengan ibadah lainnya. Selain itu, sholat juga menjadi sarana penghubung antara seorang hamba dengan Allah Swt. Dengan melaksanakan sholat, seorang muslim akan menjadi lebih tenang terlepas dari berbagai permasalahan yang ada. Mengapa demikian? Hal tersebut disebabkan karena dengan melaksanakan sholat, seseorang tidak akan merasa sendirian dalam menghadapi segala permasalahan yang ada, namun Allah Swt., Sang Pemilik langit dan bumi beserta isinya senantiasa membersamai dirinya. Dengan demikian, kita akan mendapatkan dukungan moral yang sangat besar dan hati kita akan menjadi lebih tenang dalam menghadapi kehidupan beserta berbagai permasalahan dan ujian yang ada di dalamnya.
Sekian artikel yang dapat saya tulis, semoga artikel ini dapat memberikan manfaat serta memotivasi kita agar senantiasa menunaikan sholat, baik sholat wajib maupun sunnah sehingga diharapkan kita dapat menjalani kehidupan dengan tenang terlepas dari hiruk pikuk dan permasalahan yang ada. [Muhammad Khoirul Anwar]











