Menggapai Kemuliaan: Tips Ampuh Menghatam Al-Quran di Bulan Ramadhan

menghatam Al-Qur'an di bulan Ramadhan
Gambar ilustrasi menghatam Al-Qur'an di bulan Ramadhan (Pixabay.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Tak terasa kita telah sampai pada bulan yang penuh dengan kenikmatan. Bulan suci ramadhan merupakan bulan yang mulia dimana bulan tersebut merupakan bulan diturunkannya Al-Quran.

Banyak sekali ulama yang berusaha untuk menghatamkan Al-Quran. Bukan hanya ulama, tetapi semua orang ingin berlomba-lomba menghatamkannya di bulan yang penuh dengan rahmat tersebut.

Sampai-sampai Rasululloh SAW pun setiap kali bertemu dengan bulan Ramadhan, beliau murojaah dengan Jibril a.s. Bahkan sebelum wafatnya beliau, tepatnya di bulan Ramadhan terakhir beliau, beliau juga masih murojaah dengan Jibril sebanyak dua kali.

Untuk pembagian khatam Al-Quran dalam bulan suci ramadhan, sebenarnya tergantung pada waktu, keinginan, dan kemauan kita akan hal tersebut.

Terlepas dari kesibukannya di luar bulan suci ramadhan, ketika ramadhan tiba, banyak ulama yang hanya memfokuskan diri untuk membaca dan menghatamkan Al-Quran.

Hal ini dikarenakan pahala yang sangat luar biasa ketika kita mampu untuk menghatamkan Al-Quran di bulan suci tersebut. Cara menghatamkan Al-Quran di bulan suci ramadhan ini sebenarnya banyak. Jikalau kita mampu membaginya dengan baik, insyaAllah kita akan mampu untuk menghatamkannya.

Cara yang mungkin kalian bisa coba adalah satu hari satu juz.

Terkadang banyak orang yang belum bisa membagi waktunya untuk meluangkan membaca Al-Quran. Entah itu karena kesibukan, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, hal yang mungkin kalian bisa coba adalah kita membaginya sesuaikan sesuai dengan sholat yang kita lakukan.

Baca Juga:  Macam-Macam Hewan yang Menjadi Kesayangan Rasulullah SAW

Untuk mushaf-mushaf sekarang, satu juz Al-Quran terdiri atas 20 halaman. Dengan demikian, kita bisa membaginya ke dalam waktu sholat kita. Jadi, 20 halaman tersebut dibagi 5 waktu sholat.

Maka, akan didapat 4 halaman per waktu sholat. Misalnya saja, ketika setelah subuh kita membaca 4 halaman Al-Quran, ketika selesai sholat dzuhur pun kita melakukan hal yang sama, begitupun seterusnya pada waktu sholat yang lain.

Atau mungkin pembagiannya kita bisa lakukan pada sebelum dan sesudah sholat fardhu. Misalnya sebelum sholat subuh kita membaca 2 halaman Al-Quran. Setelah sholat subuh kita juga membaca 2 halaman Al-Quran. Begitupun pada sebelum dan sesudah waktu sholat fardhu yang lain.

Apabila kita mampu melakukan hal tersebut, niscaya kita bisa menghatamkan Al-Quran 1 kali dalam bulan ramadhan.

Sebenarnya hal ini juga bisa menjadi sarana untuk murojaah hafalan bagi penghafal Al-quran. Karena murojaah merupakan hal yang penting bagi para penghafal Al-Quran untuk menjaga hafalan mereka.

Demikianlah tips yang bisa diberikan. Semoga kita bisa istiqomah dalam melakukannya. Isilah bulan Ramadhan kita dengan hal-hal positif agar Ramadhan kita menjadi Ramadhan yang penuh berkah. [] Mirzalul Umam

Editor: Mohammad Rizal Ardiansyah

Related Posts

Latest Post